RSS

Incarceron

30 Oct

  • Pengarang               :    Catherine Fisher
  • Genre                      :    Advanture
  • Tebal                       :    492 hlm ; 20 cm
  • Penerbit                   :    Matahati
  • Harga                      :    64.000 IDR
  • Pertama terbit          :    3 Mei 2007
  • Cetakan                   :    Agustus 2011
  • Tanggal Beli             :    7 Februari 2012

Incarceron adalah penjara yang begitu luas sehingga tidak hanya berisi sel, tetapi juga kota, hutan logam, rimba raya, dan lautan. Penjara itu terkunci dari dunia luar selama berabad-abad, dan hanya satu orang, menurut legenda, yang pernah lolos darinya.

Finn, tahanan berusia tujuh belas tahun, tidak ingat masa kecilnya dan yakin berasal dari luar Incarceron. Finn menemukan sebuah kunci kristal yang membuatnya dapat berkomunikasi dengan seorang gadis bernama Claudia, putri Sipir Incarceron. Claudia hidup di dunia luar dan telah dijodohkan dengan seorang pria yang dibencinya.

Finn bertekad keluar dari penjara, dan Claudia yakin dapat membantunya. Namun, mereka tidak  menyadari bahwa Incarceron menyimpan begitu banyak misteri. Upaya untuk keluar begitu mustahil dan hanya nyawa taruhannya.

Review :

Oh, well. Lihat covernya, aku suka. Baca sinopsisnya, aku penasaran. Penjara macam apa yang begitu luas dan sangat beragam?? Oke, aku beli. Dan akhirnya aku baca. Hmm.. Saat kumulai baca, seriously, aku harus konsentrasi penuh, apa sih yang pingin disampaikan sang pengarang??

Gini, aku suka sama ide ceritanya. Suer. Menggambarkan dua dunia yang berbeda, tapi juga masing-masing punya pengembangan yang beragam. Yang satu penjara, dengan keberagaman penduduk, luasnya yang aku sendiri ngebayangin sangat ─sangat─ luas, serta punya kemampuan buat mengendalikan tubuhnya sendiri. Dan yang satunya lagi adalah dunia seperti kita, tapiiiii, mereka menggunakan Protokol yang melarang perkembangan teknologi. Mereka harus hidup di jaman Era dimana tingkah laku orang sangat dijaga, dan gampangnya, bayangin aja jaman Victoria dulu, yang mana ceweknya pake baju-baju ketat mengembang. Pew..­ Yang jelas, konsep utama novel ini menyatukan antara teknologi dan magic. Hmm, magic?

Oke, kita mulai aja review singkatku. Jadi, seperti yang sudah kita tahu dari sinopsisnya, kita punya tokoh Finn dan Claudia disini. Perjalanan Finn dan Claudia nantinya diceritakan dalam lima bagian yang akan mewakili inti cerita tiap bagian. Seperti pada bagian pertama, Elang Kristal, Angsa Hitam. Kita akan disuguhkan cerita bagaimana Finn dan Claudia masing-masing mendapatkan Kunci yang kelak akan menjadi alat komukasi mereka.

Finn sangat menyesalkan bagaimana ia mendapatkan kristal yang ternyata Kunci tersebut. Harus ada pengorbanan nyawa, yang sangat ia hindari. Namun apa boleh buat. Kelompok tempat Finn tinggal sangatlah brutal. Mereka hanya hidup bersenang-senang diatas penderitaan orang lain dan mementingkan harta jarahan. Finn memiliki saudara angkat, Keiro, yang juga culas dan sok cakep😛 Di perkenalan awal, aku masih dibingungkan dengan karakter Keiro, benarkah dia memang peduli pada Finn, atau ada maksud tersembunyi dari kebaikannya? Yah, seiring perkembangan cerita kita bakal semakin mengenal sosoknya, walaupun yaah, bisa saja si pengarang memutar balikkan karakter ciptaannya sesuka hati. Hhe..

Nah, kalau di dunia Finn harus dengan kebrutalan untuk mendapatkan kunci ini, maka lain di dunia Claudia. Bersama Jared Sapient, gurunya, Claudia harus mengandalkan kenekatan dan keberaniannya untuk mendapatkan kunci. Hmm, memang bukan Kunci secara langsung sih target mereka. Maksudnya, mereka mendapatkan Kunci ini tidak sengaja. Kalau Claudia, saat ia memberanikan diri masuk ke dalam ruang kerja ayahnya yang seorang Sipir Incarceron ─yang keberadaan penjara itu pun tidak diketahui dimana. Tapi ternyata ia menemukan Kunci ini. Dan yang lebih mengejutkan, nanti di bagian berikutnya, Di Bawah Tanah, Bintang-Bintang adalah Legenda, akhirnya masing-masing mengetahui bahwa Kunci dapat berhubungan dengan Kunci satunya. Itu artinya, Finn dan Claudia dapat berkomunikasi. Terjadi pertama kali saat Finn sedang melakukan pelarian bersama Keiro, Gildas dan seorang budak bernama Attia yang berjanji akan mengabdikan diri pada Finn sang Penglihat Bintang karena Finn telah menyelamatkan nyawanya.

Saat perjalanan itulah Finn dan Claudia pertama kali berkomunikasi. Awalnya hanya berupa suara, namun berikut-berikutnya muncul sebuah citra yang semakin lama semakin jelas. Menurut dugaan Claudia dan Jared itu karena mereka semakin dekat dengan pintu menuju Incarceron. Well, aku memang berpikiran bahwa Incarceron ini terletak di dalam tanah. Yah, mengingat beberapa novel lain pernah mengangkat tema cerita kehidupan di bawah tanah, seperti Tunnel Series misalnya. Atau Hunger Games 3-Mockingjay yang juga memakai bawah tanah sebagai sebuah dunia dalam ceritanya. Makanya aku ngga heran kalau memang cerita Incarceron kali ini juga mengangkat sebuah dunia bawah tanah. Tapi ternyata eh ternyataaaaaa.. Hmm. Disinilah campuran antara Teknologi dan Magic, yang sejujurnya, aku kurang suka.

Tapi eh, itu nanti dulu ah. Pokoknya yang jelas nii, Finn dan kawan-kawan terus melakukan perjalanan yang penuh tantangan. Bahkan Finn dan Gildas sampai tertangkap oleh sebuah komunitas untuk kemudian dijadikan persembahan bagi sang Buas, yang ternyata adalah Incarceron, makhluk yang sangat pintar dan tercipta dari teknologi dan tinggal di dalam Gua tersembunyi. Aduh. Imajinasinya, campur aduk lah. Hhaha.. Tapi untung disini Keiro dan Attia berhasil menyelamatkan Finn dan Gildas lagi.

Sementara itu, Claudia harus menghadapi kemelut politik yang membuatnya muak. Ia harus menikah dengan Caspar, Pangeran yang tingkahnya sangat menyebalkan dan tidak berwibawa. Dan sayangnya, pernikahan itu jelas jauh lebih cepat datangnya karena sang ayah dan sang Ratu memajukan tanggal pernikahan mereka. Hmm.. Itulah kenapa ia sangat bersemangat untuk membantu Finn keluar dengan mencari pintu menuju penjara. Ia ingin menghindari pernikahan ini.

Saat hari keberangkatannya menuju Istana tiba. Ia sangat kesal. Ia dan Jared harus pintar-pintar menyembunyikan aktifitas mereka. Tapi ternyata, di Istana, terjadi hal yang mengejutkan. Claudia mengikuti ayahnya diam-diam, dan menemukan ayahnya memasuki sebuah pintu yang mencurigakan. Pintu menuju Incarceron. Claudia makin bersemangat. Apalagi setelah menyadari dan menduga bahwa Finn adalah sosok yang selama ini dikenalnya, seorang Pangeran yang hilang. Hmm..

Sayang, saat ia dan Jared berhasil masuk ke dalam ruang itu diam-diam, mereka harus kecewa. Karena bukannya menemukan sebuah dunia penjara di baliknya, mereka malah hanya menemukan ruang kerja yang sama persis dengan ruang kerja ayahnya di rumahnya dulu. Aneh. Tapi mengecewakan. Tapi dari sini Jared malah menemukan satu fakta yang mengejutkan, dan sangat tidak diduga. Mengenai keberadaan Incarceron, yang menurut logikaku sendiri, wew, ngga sampai. Hhaha.. ajaib. Belum lagi dengan keberadaan portal yang menghubungkan dengan Incarceron dan bagaimana caranya orang-orang dari Incarceron keluar ke dunia. Ya ampun. Terlalu mudah kurasa. Ngga asik -.-a

Sampai akhir cerita, sesungguhnya aku masih ngawang lhoo tentang kehidupan di dalam Incarceron. Di dalam penjara maksudku. Setiap plot yang mendeskripsikan suatu tempat, aku agak kesulitan ngebayanginnya. Hmm, kurasa karena imajinasinya ngga bisa aku capai kali yaa. Kalau dari kabar sejauh ini sih besok bakal di bikin versi filmnya. Nah, kalau memang bakal ada filmnya, smoga keberadaannya bisa memberi gambaran yang lebih jelas, dunia gimana sih yang dimaksud Catherine Fisher, karena sumpa, aku penasaran kali, dunia macam apa Incarceron itu. Belum lagi dengan fakta bahwa ternyata keberadaan dunia itu diluar imajinasi, banget😉 Semoga Incarceron 2-Sapphique bisa lebih mudah dimengerti.

Ratingku buat novel ini : 7

 
Leave a comment

Posted by on October 30, 2012 in Science Fiction

 

you have a comment? just write here and post it ^^,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: