RSS

Sookie Stackhouse 6 – All Together Dead

03 Oct

  • Pengarang        :    Charlaine Harris
  • Genre               :    Fantasy, Drama
  • Tebal                :    468 hlm ; 18 cm
  • Penerbit            :    Esensi
  • Harga               :    75.000 IDR
  • Pertama terbit   :    1 Mei 2006
  • Cetakan            :    2010
  • Tanggal Beli      :    7 Oktober 2010

Dikhianati oleh cinta lamanya yang seorang vampir, Sookie Stackhouse sekarang mempunyai laki-laki yang baru dalam hidupnya—si makhluk pengubah wujud yang tampan bernama Quinn. Tapi kegembiraannya tak berlangsung lama, karena Sookie terpaksa menghadiri konferensi vampir menemani sang ratu vampir Louisiana. Dengan basis kekuatan yang telah dilemahkan oleh kerusakan akibat badai Katrina di New Orleans, sang ratu amat rentan mengalami kudeta. Sookie harus memutuskan dia berada di pihak yang mana. Dan pilihannya bisa berarti perbedaan antara hidup dan bencana yang tak dapat dibayangkan….

Review :

Minggu ketiga di bulan November, malam hari, Sookie Stackhouse datang ke bar Fangtasia. Ia menghadiri sebuah pertemuan dimana ada Eric Northman ─seorang Sheriff Area Lima, Pam ─tangan kanan Eric, Clancy ─sang manager bar, Felicia ─bartender baru, Indira dan Maxwell Lee, dan seorang yang sekarang keberadaannya diingkari Sookie, Bill Compton, sang mantan kekasih. Malam itu ternyata turut hadir dua tamu yang salah satunya berpangkat lebih tinggi dari Eric. Adalah Andre, pengawal pribadi Sophie-Anne Leclerq. Ratu Lousiana. Sejak badai Katrina melanda New Orleans, Sang Ratu mengungsi di Area Empat Baton Rouge. Kemudian tamu kedua adalah Jake Purifoy, seorang mantan Were. Jake terlahir sebagai Were, namun suatu ketika ia diserang vampir dan berdarah hingga nyaris tewas. Namun sepupu Sookie, yang bernama Hadley ─seorang vampir─ merasa kasihan pada Jake dan merubahnya menjadi vampir. Sebelumnya tidak ada Were yang berubah menjadi vampir. Belum lagi kenyataan bahwa masing-masing tidak mempercayai kaum yang lain. Makanya posisi Jake sangat sulit dan akhirnya Sang Ratu pun memberinya posisi sebagai pelayannya.

Ternyata tujuan diadakannya pertemuan ini adalah karena Sookie diminta untuk mendampingi Sang Ratu di sebuah konferensi vampir. Disini Sookie harus terus memantau pikiran orang-orang disekitarnya dan menemukan suatu keganjilan karena sejak peristiwa kematian Peter Threadgill, Raja Arkansas, Sang Ratu lah yang dituduh sebagai pembunuhnya dan mendapatkan tuntutan hukum.

Kemudian, Sookie harus menghadiri acara wedding shower untuk pernikahan ganda keluarga Bellefleur, Halleigh dan Andy, Portia dan akuntannya. Sebenarnya Sookie tidak terlalu akrab dengan keluarga itu, terutama dengan kakak adik Bellefleur, Andy dan Portia. Namun karena keramahan Halleigh, maka Sookie hadir. Lalu saat pulang, Sookie mendapat kejutan. Sang kekasih, Quinn, si weretiger, ada di rumahnya.

Hari berikutnya lebih mengejukan lagi karena kakaknya, Jason, menelepon dan mengatakan bahwa ia akan menikah malam ini juga. Alamak.. Ia sudah tergila-gila pada Crystal dan ya, Crystal adalah seorang werepanther, sama seperti Jason yang sekarang juga seorang werepanther. Hanya bedanya kalau Crystal masih keturunan langsung sementara Jason adalah were ‘ciptaan’. Di dalam komunitas Hotshot yang korban pernikahan sedarah antar warganya, maka tidak mengejutkan apabila terjadi kelainan genetik pada warganya. Itulah kenapa kehadiran darah baru di komunitas ini sangat membawa angin segar. Di pernikahan ini ada tradisi dimana keluarga terdekat dari masing-masing penganting harus menjamin pengantin, dalam artian, di penjamin ini harus bersedia menanggung hukuman atas perbuatan yang dilakukan si pengantin kelak apabila timbul masalah. Maka Sookie lah yang menjadi penjamin Jason dan Calvin ─sang pimpinan Hotshot sekaligus paman Crystal─ yang menjamin Crystal.

Lalu di hari-hari berikutnya, ada beberapa masalah sepele yang harus Sookie hadapi. Sookie juga mendapat kunjungan dari sang ibu peri, Claudine. Peri itu dengan sedih meminta Sookie agar merubah keputusan mengenai keikutsertaannya di konferensi. Namun Sookie tidak bisa mengabulkannya karena Sookie membutuhkan uang yang dibayarkan Sang Ratu. Kemudian ada Pam yang datang ke Merlotte’s. Di saat yang sama, Amelia Broadway, teman serumah Sookie, juga mengunjungi bar. Lalu ada teman Sookie yang bernama Arlene, dan entah kenapa ia bertingkah aneh dengan terus menyalahkan Sookie karena sudah berdekatan dengan kehidupan vampir. Hal ini tentu mengesalkan bagi Sookie.

Hari-hari berganti dan keberangkatan untuk konferensi pun tiba. Teman seperjalanan Sookie adalah Tn. Cataliades, Diantha, dan Johan Glassport ─spesialis di hukum vampir yang nantinya akan menjadi pengacara Ratu. Selama perjalanan dengan pesawat Anubis ini Johan terus mewawancari Sookie terkait kejadian yang menimpa Ratu.

Mereka tiba di Rhodes menjelang sore dan segera menuju Pyramid of Gizeh, tempat mereka akan menginap dan diadakan konferensi. Sookie juga telah melakukan kontak batin dengan Barry Bellboy, seorang telepatis kenalan Sookie. Kemudian Sookie menemui Ratu untuk mendapatkan instruksi apa yang harus Sookie lakukan, yaitu terus mendampingi Ratu baik itu selama proses pengadilan ataupun pertemuan-pertemuan yang akan Ratu hadiri. Saat Sookie masih berada di ruangan Ratu, datang Si Raja Texas, Stan Davis. Nah, kepada Stan lah Barry bekerja. Ia berfungsi seperti Sookie, sebagai ‘telinga’ dari atasan mereka😛

Saat Sookie dan Barry sedang jalan berdua, datang Quinn. Sookie senang bertemu dengan sang kekasih. Lalu, kalian juga akan mendapat satu lagi karakter baru, yaitu Britlingen, seorang pengawal super yang berasal dari dimensi lain. Karena Britlingen dianggap sebagai pengawal terbaik, maka dibutuhkan biaya yang besar untuk menyewa seorang penyihir yang akan membawa Britlingen ini ke dimensi kita dan saat pekerjaan selesai, penyihir harus mengirimnya kembali karena hukum dunia Britlingen sangat berbeda dengan disini. Nah disini, Britlingen itu bernama Batanya yang bekerja untuk Raja Kentucky. Hal ini mengejutkan karena untuk apa Raja Kentucky begitu ketakutannya hingga ia menyewa Britlingen?? -.-a

Sekembalinya pada Sang Ratu, Sookie bercerita mengenai Britlingen yang ditemuinya. Sookie juga bertemu dengan Jennifer Cater, vampir Arkansas yang menuntut Ratu atas kematian Rajanya, Peter Threadgill. Namun kemudian Jennifer beserta beberapa anggota Arkansas yang lain ditemukan mati di kamar hotelnya. Entah apa yang terjadi.

Lalu, dalam perjalanan menuju konvensi, Sookie mengungkapkan sebuah ide mengenai pengangkatan Andre sebagai Raja dari Lousianna dan Ratu sangat menyetujui ide itu. Momen ini sangat manis menurutku😀 Kemudian ada berita lain yang mengejutkan, bahwa Raja Mississippi ─Russell Edgington─ dan Raja Indiana ─Bartlett Crowe─ akan menikah dan Eric yang bertindak sebagai si Pendeta. Pernikahan pun di langsungkan malam itu juga.

Ada satu hal mengenai Quinn yang meresahkan Sookie. Beberapa kali ia bertemu dengan seseorang yang mengenal reputasi Quinn, orang itu akan mengatakan sesuatu yang membuat Sookie tidak mengerti. Lalu Sookie bertemu dengan Jake Purifoy dan meminta Jake menjelaskan mengenai latar belakang Quinn yang belum Sookie tahu. Dan ternyata cukup banyak hal yang Sookie tidak tahu mengenai Quinn. Ia menyesal tidak menunggu Quinn bercerita sendiri. Namun satu hal dari Quinn membuat Sookie merasa tidak nyaman, bahwa Quinn terlibat di dunia bawah tanah.

Saat Sookie pergi untuk mengambil sebuah koper milik salah satu rombongan Lousianna yang tertinggal, Andre menghampirinya. Yang mengejutkan dan membuat Sookie kesal adalah karena tiba-tiba Andre memaksa Sookie untuk meminum darahnya. Ini dilakukan karena Ratu dan Andre menganggap Sookie terlalu berharga dan ingin Sookie memiliki ikatan yang lebih erat baik kepada Ratu maupun Andre. Namun Sookie menolak mentah-mentah karena tidak ingin hidupnya diatur oleh kedua vampir berkuasa tersebut. Beruntung kemudian Eric muncul dan berhasil menyelamatkan Sookie dari paksaan Andre. Sayang, disaat semuanya dalam posisi kurang nyaman, Quinn muncul dan menyaksikan drama tersebut. Sookie dibuat pusing oleh ketiga lelaki ini dan berusaha ‘melarikan diri’.

Sekembalinya Sookie dari mengambil koper yang tertinggal, ia malah menemukan sebuah bom. Ia tidak mau bergerak sebelum tim penjinak bom yang mengambil bom  tersebut. Keadaan kembali tenang hingga kemudian persidangan Ratu diadakan dan terjadi kekacauan karena matinya seorang saksi di depan para hadirin dan Quinn yang terkena panah karena berusaha melindungi Sookie. Kehebohan pun terjadi. Well, selalu saja terjadi hal-hal yang membahayakan nyawa dimana Sookie berada. Seru!😛

Di seri ini kehadiran Eric makin sering dan kebanyakan terkait dengan Sookie. Eric makin ngejar Sookie, dan lucunya, seolah Eric sedang jatuh cinta tapi tidak mengerti bahwa perasaan yang dia alami itu karena ia menyukai seseorang. Hmm, semacam ‘polos’ mungkin yaa ^.-a Tapi yang jelas, karakter favoritku hingga seri ini masih Eric😀

Ratingku buat novel ini : 8,4

 
Leave a comment

Posted by on October 3, 2012 in Dark Fantasy

 

you have a comment? just write here and post it ^^,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: