RSS

Mates, Dates 10 – And Chocolate Cheats

18 Dec

  • Pengarang             :    Cathy Hopkins
  • Genre                    :    Teenlit
  • Tebal                     :    192 hlm ; 20 cm
  • Penerbit                 :    Gramedia
  • Harga                    :    23.000 IDR
  • Pertama terbit        :    2005
  • Cetakan                 :    2009
  • Tanggal Beli           :    8 Juli 2011

Izzy memang agak “berisi”, tapi sejak Natal, beratnya naik beberapa kilo, dan pakaiannya nggak ada yang muat lagi! Panik kepingin menurunkan beratnya, Izzie mencoba apa saja—satu diet disusul diet lain, segala macam program dan nasihat juga ditelannya bulat-bulat. 

Karena selalu mengkhawatirkan berat badannya, Izzy mulai kehilangan rasa percaya dirinya. Ia sulit menghargai segala sesuatu yang istimewa dalam hidupnya—sahabat-sahabat yang mendukungnya, kenyataan bahwa ia dipilih menjadi salah satu bintang tamu dalam acara TV, dan cowok imut di studio yang sepertinya menyukai Izzy apa adanya.

Review :

Hari pertama sekolah setelah liburan singkat Izzie bersama ketiga kawannya ─Lucy, Nesta, dan TJ─ ke Italy. Pagi itu Izzie akan memakai celana Jins yang sayangnya tidak mau ia kancingkan. Awalnya Izzie mengira itu karena salah ibunya yang mencuci dengan sembarang hingga menyebabkan Jinsnya mengerut. Tapi kemudian ia sadar, bukan salah Jinsnya, tapi salah tubuhnya yang membesar. Ia menimbang badan dan, voila, beratnya naik 4 kilo!

Saat disekolah pun teman-temannya dengan berat hati juga mengatakan bahwa tubuh Izzie sedikit gempal. Ahhahaha.. Izzie panik. Padahal Nesta mengabari teman-temannya bahwa mereka punya kesempatan buat tampil di sebuah acara TV baru bernama Teen Talk yang diproduseri salah satu teman ayah Nesta di sebuah stasiun TV.

Izzie pun langsung membeli majalah-majalah yang menyajikan saran-saran dan trik-trik buat mengecilkan tubuh. Lantas, ia segera memulai program dietnya. Tapi yang lucu, berat Izzie malah naik satu kilo lagi?! Ya ampun.. Dietnya harus diperketat rupanya.

Suatu pagi Izzie hanya makan setengah jeruk dan sebutir telur rebus. Alhasil, perutnya keroncongan terus di sekolah dan ini membuat seisi kelasnya tertawa, bahkan gurunya yang terbilang cukup sulit tertawa, ikut tertawa. Saat istirahat Nesta meminta teman-temannya untuk ikut ke acara kumpul-kumpul dengan cowok-cowok yang mereka kenal di Italy. Izzie ikut karena ia benar-benar ingin ketemu dengan Jay, cowok India yang jadi teman kencannya di Italy dan kebetulan ternyata Jay sekolah di sekolah yang nggak jauh dari sekolah Izzie. Namun karena suatu hal, saat perpisahan mereka di bandara tempo hari, mereka lupa saling menanyakan nomer telpon dan e-mail masing-masing.

Awalnya pertemuan mereka malam itu berjalan lancar. Izzie, Nesta dan TJ datang duluan, baru kemudian muncul Chris, Liam, dan Eddie. Sepuluh menit kemudian Jay muncul. Izzie senang bukan main karena kali ini Jay terlihat lebih keren dimata Izzie. Setelah kurang lebih dua puluh menit mereka bercandaan, Jay mulai terlihat canggung dan kemudian berpamitan. Setelah Jay pergi, giliran teman-temannya yang canggung. Nesta segera bertindak. Ia mencari tahu apa yang terjadi. Akhirnya cowok-cowok itu membeberkan fakta bahwa Jay punya cewek bernama Tawny dan udah jalan hampir setahun ini. Izzie merasa seperti ada seseorang yang menonjok perutnya.

Di luar cafe Nesta meminta Izzie untuk tenang agar cowok-cowok itu tidak melihat Izzie yang rapuh. Lalu kemudian Izzie pun memutuskan untuk pulang sendiri untuk merenungkan kebodohannya selama di Italy. Sekarang kenangan akan liburannya sudah tercemar,  tidak lagi indah seperti sebelumnya yang ada di ingatannya.

Karena Izzie terpilih sebagai salah satu penonton di acara Teen Talk itu, maka program dua minggu dietnya harus berhasil. Tanpa kecuali. Karena ia ingin tampil dengan maksimal, jadi kalau kamera menyorotnya, ia akan terlihat cantik. Apalagi acara ini berupa acara diskusi yang tentu saja ada panelis nya, dan Izzie memiliki kemungkinan jadi salah satu panelis. Apalagiiii, ada cowok magang yang jadi target barunya. Hha.. Cowok ini namanya Gabriel. Well, cowok ini emang digambarkan so perfect. Tapiii.. Wkakaka.. Lagi-lagi cowok ini udah punya pacaar dan Izzie baru tahu di akhir-akhir. Dikenalkan pula ke pacarnya itu. Heuu.. Kasian Izzie.

Hum, ternyata diet sangat menyiksa. Izzie bahkan lebih sering lemas daripada bugar. Padahal sekarang ia setiap hari mengikuti kelas senam. Masalahnya, dia ini hanya  minum slim shake tiap harinya. Tanpa asupan gizi yang lain.. Beruntung ada Ibu TJ, Dr. Watts yang memberi saran tentang cara berdiet yang baik tanpa menyiksa diri. Akhir cerita yang membahagiakan. Terutama karena akhirnya Izzie bisa menjadi sosok idola baru dalam lima menit setelah tampil di Teen Talk🙂

Ratingku buat novel ini : 7,8

 
3 Comments

Posted by on December 18, 2011 in TeenLit

 

3 responses to “Mates, Dates 10 – And Chocolate Cheats

  1. semak

    December 18, 2011 at 7:34 pm

    Wah sepertinya seru nih novelnya..

     
  2. esa1969

    December 19, 2011 at 8:55 pm

    berat badan mah ngak usah dipikirin, yang penting isi kepala tuh pikirin.

     

you have a comment? just write here and post it ^^,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: