RSS

Vampire Academy 2 – Frostbite

19 Sep

  • Pengarang               :    Richelle Mead
  • Genre                      :    Fantasy
  • Tebal                       :    380 hlm ; 20 cm
  • Penerbit                   :    Matahati
  • Harga                      :    64.500 IDR
  • Pertama terbit          :    2008
  • Cetakan                   :    Juli 2010
  • Tanggal Beli             :    21 Agustus 2011

Rose Hathaway berada pada tahun terakhirnya di St. Vladimir. Enam bulan lagi dia akan menjadi pengawal penuh dan bertugas melindungi sahabatnyam Lissa, seorang bangsawan Moroi.

Kemudian, serangan besar-besaran Strigoi terhadap sebuah keluarga Moroi menyebabkan Akademi St. Vladimir bersiaga. Para pengawal dikerahkan untuk melindungi sekolah ─termasuk ibu Rose yang berwatak keras, Janine Hathaway. Tetapi pihak sekolah tidak mau mengambil risiko. Mereka memutuskan membawa para murid pergi liburan ski.

Namun, tempat liburan musim dingin yang megah di Idaho itu ternyata tidak sepenuhnya aman. Ketika tiga temannya melarikan diri untuk melawan Strigoi yang mematikan, Rose terpaksa bekerja sama dengan Christian untuk menyelamatkan mereka. Hanya kali ini Rose berada dalam bahaya yang lebih besar daripada yang pernah dibayangkan…

Review :

Cerita buku kedua kali ini dibuka oleh prolog yang merangkum segala informasi dan kejadian yang dipaparkan buku pertamanya, Vampire Academy. Karena cukup lengkap informasi yang disuguhkan, sampai-sampai aku merasa tidak perlu membaca buku pertamanya pun kalian pasti akan mengerti dan tidak bingung saat membaca buku kedua. Tapi bukan berarti aku setuju lho yaa.. Aku tetap menyarankan kalian untuk membaca Vampir Academy karena buku ini memang BAGUS!

Rose Hathaway memang berada pada tahun terakhirnya di St. Vladimir, dan ia harus menjalani sebuah tes yang seharusnya sudah ia jalani sejak setahun yang lalu, namun karena saat itu Rose kabur dari sekolah, terpaksa baru sekarang ia ujian. Pengujinya adalah seorang legenda di dunia pengawal, Arthur Schoenberg. Dia pembantai Strigoi terhebat sepanjang sejarah pengawal dan pernah menjabat sebagai ketua Dewan Pengawal. Dia sudah pensiun dan kini kembali bertugas melindungi salah satu keluarga bangsawan, keluarga Badica.

Butuh perjalanan lima jam untuk mencapai kediaman Badica. Namun sayangnya, setiba mereka disana mereka malah menemukan keluarga, para pengawal, dan para tamu keluarga Badica mati terbantai. Seluruh rumah berisi banyak mayat. Sebuah pukulan yang hebat bagi sejarah vampir. Pasalnya, rumah itu telah dilapisi sihir pertahanan yang hebat, belum lagi dengan pengawal-pengawal yang tangguh, termasuk Arthur. Rose syok melihat mayat sang panutan tergeletak tak bernyawa di depan matanya. Ditambah dengan pesan berisi peringatan bagi para Moroi yang Strigoi tinggalkan di atas permukaan sebuah cermin. Jelas menimbulkan kegemparan diantara kaum Moroi dan dhampir.

Ternyata di kelas teori pengawal Rose kedatangan tamu kehormatan, tiga orang pengawal hebat  yang akan menceritakan pengalaman mereka selama masa tugas, dan salah satunya adalah ibu Rose, Janine Hathaway. Well, disini sangat digambarkan bagaimana tegangnya hubungan ibu-anak ini. Keduanya sama-sama keras kepala dan tangguh, hingga timbul perdebatan sengit diantara keduanya. Ditambah dengan lebam besar di mata kiri Rose akibat pukulan sang ibu. Rose benar-benar membenci ibunya.

Untuk liburan Natal, Rose berlibur dengan Lissa, Christian, bibi Christian yang bernama Tasha Ozera, dan Mason, sahabat dan cowok yang tergila-gila pada Rose. Setelah peristiwa ciuman panas antara Rose dan Dimitri hingga cowok itu semakin menahan diri dan menjaga jarak dengan Rose, akhirnya Rose memutuskan untuk membuka hati pada cowok lain. Dan Mason lah cowok itu.

Lalu ada kabar yang seolah menonjok perutnya dan merengut jantungnya. Bahwa Dimitri diminta untuk menjadi pengawal Tasha. Dan karena Tasha tertarik pada Dimitri dan ingin punya anak-anak dhampir, ada kemungkinan ia bisa jadian dengan Dimitri, dan punya anak darinya. Umm, tidak heran kalau melihat keakraban Tasha dan Dimitri beberapa hari ini karena mereka ─memang─ teman lama. Weeeeell, weeell, kasihan Rose. Semakin terpuruk aja perasaannya.

Tapi paling nggak liburan Rose tidak membuatnya begitu sengsara karena terlalu mewah dan luasnya resort ski itu memberikan kemungkinan kecil padanya untuk bertemu dengan Dimitri dan Tasha. Bahkan bisa dibilang Rose dan Lissa melakukan kencan ganda, Lissa bersama Christian sementara Rose dengan Mason. Saking gila pada tantangan, Rose dan Mason bertanding ski di medan yang cukup berbahaya. Rose berhasil melewatinya, tentu saja. Tapi Mason harus gagal di saat-saat akhir dan membuat kakinya jadi terkilir. Alamak..

Sekembalinya Rose dari gudang setelah meletakkan alat-alat ski mereka, ia berjumpa dengan seorang cowok Moroi yang menggodanya. Adrian Ivashkov, salah satu lelaki dari keluarga bangsawan yang paling kaya dan berkuasa. Mereka terkenal dengan sifat mereka yang arogan, tidak terkecuali sikap yang ditunjukkan Adrian ini. Terang-terangan Adrian menggoda Rose dan, sungguh, menurutku cara cowok ini menggoda Rose sangat… keren😀 Biar sikapnya menjengkelkan Rose, cewek itu tetap merasa penasaran dengan sosok Adrian. Umm, kurasa kebelakangnya karakter Adrian ini bakal cukup berperan nih😉

Lalu kabar serangan Strigoi kembali terdengar. Walaupun serangan yang menewaskan satu keluarga  bangsawan Drozdov beserta para karyawan dan pengawal mereka ini terjadi di negara bagian lain, nyatanya cukup membuat kegemparan di resort. Mereka mengadakan rapat besar-besaran. Tapi tetap saja hasilnya tidak membawa pencerahan karena nyatanya, para Moroi tetap saja berpendapat lebih baik ‘bersembunyi’ di belakang para dhampir yang bertarung.

Kemudian Rose mendapat kabar tentang sarang Strigoi di Spokane. Sialnya, Mason, Eddie Castile dan Mia Rinaldi kabur dari Resort dengan tujuan ingin membantai Strigoi di Spokane. Bodoh memang. Dan Rose jadi panik. Pasalnya, kalau bukan karena ia yang bercerita tentang penemuan para pengawal tentang Spokane, teman-temannya tidak akan berambisi untuk membunuh Strigoi saat ini juga. Apalagi Mia yang paling besar ambisinya karena ibunya merupakan salah satu korban Strigoi bersama keluarga majikannya, keluarga Drozdov.

Segera dia menemui Christian dan meminta bantuannya. Ia tidak melaporkan hal ini karena menganggap kawan-kawannya itu pasti akan mendapat masalah di sekolah kalau sampai ketahuan. Bertekad akan menemukan ketiga temannya sebelum mereka bertemu dengan Strigoi, Rose dan Christian kabur dari Resort.

Mereka memang menemukan Mason, Eddie dan Mia dalam keadaan baik-baik saja. Tetapi suasana berubah mencekamkan saat kelima anak ini dalam perjalanan kembali ke terminal bus. Mereka diculik. Oleh manusia. Bawahan Strigor. Dan dikurung di ruang bawah tanah sebuah rumah yang jauh dari keramaian. Si pemimpin Strigor tidak membunuh mereka, tapi berusaha membuat Mia dan Christian yang kaum Moroi membunuh rekan-rekannya yang hanya dhampir. Para Strigor membuat Mia dan Christian sangat kelaparan dan kehausan yang jelas-jelas dapat menghilangkan akal sehat mereka. Kali ini Rose benar-benar tersudut. Bahkan ia harus menyaksikan kematian temannya di depan hidungnya sendiri. Rose menganggap ini semua salahnya.

Oh well, aku suka novel kedua Vampire Academy ini. BAGUS! Nuansa percintaannya jauh lebih banyak, alias lebih mendominasi. Kehadian Adrian pun memberikan warna tersendiri. Apalagi ternyata cowok berusia dua puluh satu tahun ini memiliki kemampuan yang istimewa. Sama seperti Lissa, Adrian juga seorang pengendali Roh. Ia bisa masuk dan berbicara dengan Rose lewat mimpinya. Dan yang jelas, ia cukup tertarik pada Rose😉 Aah, mau baca buku ketiganyaaa..! Kapan aku bisa beli SHADOW KISS ya?? Hhe..

Ratingku buat novel ini : 8,4

 
2 Comments

Posted by on September 19, 2011 in Dark Fantasy

 

Tags:

2 responses to “Vampire Academy 2 – Frostbite

  1. wennewennew

    October 1, 2015 at 10:40 pm

    novelnya bahasa indonesia ga kak? boleh kubeli? hehehehe😀

     
    • koleksinovelku

      November 26, 2016 at 2:53 pm

      iya bahasa indonesia say, tapi masuk koleksi pribadi aja, nda dijual😀

       

you have a comment? just write here and post it ^^,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: