RSS

Sookie Stackhouse 5 – Definitely Dead

12 Sep

  • Pengarang        :    Charlaine Harris
  • Genre               :    Fantasy, Drama
  • Tebal                :    462 hlm ; 18 cm
  • Penerbit            :    Esensi
  • Harga               :    75.000 IDR
  • Pertama terbit   :    28 April 2006
  • Cetakan            :    2010
  • Tanggal Beli      :    7 Oktober 2010

Kali ini Sookie Stackhouse, sang telepatis, harus pergi ke New Orleans untuk membereskan barang-barang Hadley, sepupunya yang seorang vampir dan baru mati terbunuh. Sookie adalah ahli waris Hadley satu-satunya, padahal siapa yang tahu hal mengerikan apa yang diwariskan oleh Hadley? Sookie juga diundang untuk hadir di pesta dansa mencurigakan oleh Ratu Vampir Lousiana, untuk merayakan pernikahannya dengan Raja Arkansas. Untunglah ada Quinn, teman kencan baru Sookie, seorang manusia harimau yang tampan dan berkharisma. Tapi apakah Quinn dapat melindungi Sookie dari serangan para makhluk supernatural… yang menginginkan berbagai hal dari Sookie, termasuk nyawanya?

Review :

Buku kelima Sookie Stackhouse Series, Definitely Dead dimulai oleh Sookie dan Claude ─si peri kembaran Claudine─ yang sedang menjalani sesi pemotretan bersama Al Cumberland si fotografer, dan Maria-Star Cooper si asisten yang sekarang jadi kekasih Alcide Herveaux. Buat informasi, dulu Alcide dan Sookie sempat terlibat asmara yang sayangnya, hanya sesaat.

Malam berikutnya, muncul Quinn si weretiger saat Merlotte’s hampir tutup. Well, Quinn ini mulai ngajakin kencan Sookie dan Sookie menerimanya dengan senang hati. Kemudian kita tahu kalo Quinn kerja di Extreme(ly Elegant) Events, yah, semacam event organizer gitu lah, tapi nggak cuma buat acara manusia, tapi juga  acara-acara supranatural. Dan event-event yang ditanganinya biasanya termasuk event berskala besar, seperti ritual kenaikan untuk seorang dukun atau penyihir. Kemudian ada pemilihan packmaster ─seperti yang digambarkan di buku sebelumnya, atau juga pernikahan hierarki vampir yang nanti bakal dihadiri Sookie. Unik kan? Hhe.. Nah, kalo di Bon Temps sendiri, E(E)E bakal meng-handle acara pernikahan ganda Bellefleur bersaudara, Andy si detektif dan Portia si pengacara, besok April.

Suatu siang Jason datang ke rumah Sookie dan bercerita tentang Crystal ─tunangan Jason yang seorang shapeshifter juga─ yang keguguran namun keadaannya tidak kunjung membaik. Crystal melarang Jason untuk memberitahukan keadaannya pada seorang pun. Karena terlalu cemas, Jason pun meminta bantuan Sookie. Sookie membantu dengan menghubungi dr.Ludwig yang sebelumnya pernah menyembuhkan Sookie karena sebuah insiden yang melibatkan racun Naiad.

Sore harinya ia berangkat ke Merlotte’s. Setibanya disana ia sudah ditunggu oleh keluarga Pelt yang masih saja mencari Debbie yang menghilang, walaupun sebenarnya Debbie sudah mati. Sookie sangat jengkel jadinya. Kemudian ada kabar buruk, Cody anak Holly ─salah satu pegawai Merlotte’s─ yang masih berumur enam tahun menghilang dari sekolah. Sookie turun tangan. Ia pergi kesekolah Cody, dan dengan kemampuan ‘telepati’nya ia mencari jejak penculikan Cody. Beruntung anak itu dapat diselamatkan.

Hari Jumat adalah hari libur dan hari kencan Sookie dengan Quinn. Saat Quinn menjemput Sookie dirumahnya, muncul Eric yang marah dan cemburu. Ahhahai😀 Tapi sayangnya Sookie dan Quinn mendapat serangan dari dua remaja Were baru seusai mereka nonton theater. Hari berikutnya, ada berita tentang pembunuhan dua remaja ini di dalam penjara mereka. Siapa yang melakukannya masih jadi tanda tanya. Kemudian malam harinya, Sookie mendapat sebuah kunjungan dari Felicia, vampir bawahan Eric yang baru saja pindah dari Arkansas. Buat informasi, Raja Arkansas, Peter Threadgill, dan Ratu Louisiana, Sophie-Anne Leclerg, baru saja menikah dan nanti Sookie mendapat undangan ke pesta gabungan mereka yang pertama.

Beberapa minggu yang lalu, sepupunya yang bernama Hadley terbunuh di New Orleans dan Sookie harus kesana buat mengurus warisannya. Bersama dengan pengacara Sang Ratu, Tn. Cataliades, Sookie pergi ke New Orleans. Untuk sementara, Sookie menginap di apartemen Hadley. Ia bertemu dengan si pemilik bangunan bernama Amelia Broadway yang seumuran dengannya dan ia adalah seorang penyihir muda yang periang dan percaya diri. Saat memilah-milah barang Hadley inilah Sookie menemukan seorang mayat Were bernama Jake Purifoy yang disembunyikan di bawah lemari pakaian. Oke, ternyata Jake tidak benar-benar mati. Ternyata ia diubah menjadi vampir! Hmm, usut punya usut, ternyata mantra pelindung statis untuk apartemen yang dibuat Amelia semenjak Hadley meninggal membuat tubuh Jake tidak mengalami perubahan alias tidur terus, daaan, dengan kehadiran Sookie, mantra pelindung itu terputus dan Jake kembali ‘aktif’. Wah, ini kejadian langka seorang Were berubah jadi vampir oey. Nah, karena Sookie dan Amelia ada dilokasi saat si vampir baru yang kelaparan ini  terbangun, maka mereka pun dapat serangan yang cukup parah. Untung bantuan segera datang.

Saat dirumah sakit, Sookie mendapat kunjungan dari Eric dan Bill. Akhirnya Sookie tahu tentang fakta yang sangat menyakitkan hatinya, bahwa ternyata kedatangan Bill ke Bon Temps dulu ada alasannya, yaitu atas perintah dari Sang Ratu bahwa Bill harus menggoda Sookie dan menjadikannya kekasih. Karena Ratu sangat tertarik dengan bakat Sookie, tentu saja. Wahwah..

Disisi lain, ia sungguh berharap tak pernah lagi berjumpa dengan Bill dan disisi lain ia juga tidak ingin terpuruk karenanya. Bersama Amelia, Sookie punya rencana buat mencari tahu apa yang terjadi pada Hadley dan Jake di apartemen itu. Mereka kemudian melakukan prosedur ektoplasmik, semacam reka ulang kejadian gitu, tapi nanti tampak kaya memutar ulang rekaman yang menampilkan adegan  sebelum Jake ‘terbunuh’. Wew.. Dan ternyata Ratu ingin menyaksikan rekonstruksi itu karena, well, ia ingin tahu apa yang terjadi dengan Hadley, kekasihnya. Uum, ya, si Ratu ini biseks, tapi ia menikah dengan Raja Arkansas jelas bukan karena cinta atau nafsu lhoo. Pernikahan mereka hanya bersifat politis semata. Ya ampun, ternyata pernikahan mereka benar-benar digambarkan sangat, yah.. buruk. Saat pesta, peperangan pun terpecah antara kedua belah pihak. Ya ampun😉

Satu hal yang aku suka dari seri kali ini adalah bagaimana Quinn digambarkan sangat keren, manis, gentle, sopan, dan tergila-gila pada Sookie walaupun ia sangat berusaha untuk tidak melampaui batas di awal  kencan mereka. Dan aku suka bagaimana Quinn digambarkan dalam wujud macan benggala nya. Wah, rasanya keren banget, dengan panjang tubuh dua meter dan tinggi satu meter serta berat badan dua ratus kilo, gimana nggak ngabayangin kalau sosok Quinn macan pasti gagah?? Hhe..

Ratingku buat novel ini : 8,4

 
Leave a comment

Posted by on September 12, 2011 in Dark Fantasy

 

Tags: , ,

you have a comment? just write here and post it ^^,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: