RSS

Shopaholic 5 – Shopaholic And Baby

11 Sep

  • Pengarang        :    Sophie Kinsella
  • Genre               :    Drama
  • Tebal                :    536 hlm ; 18 cm
  • Penerbit            :    Gramedia
  • Harga               :    50.000 IDR
  • Pertama terbit   :    2006
  • Cetakan ke-5     :    Januari 2011
  • Tanggal Beli      :    17 Februari 2011

Becky Brandon (dahulu Bloomwood) kembali lagi dalam petualangan shopaholic-nya yang paling menegangkan!

Betapa indah hidup Becky! Bersama Luke, ia sedang sibuk mencari rumah baru (harus ada Kamar Sepatu-nya…), dan yang lebih penting, ia sedang menantikan kelahiran bayinya! Tak ada lagi yang membuatnya lebih gembira, apalagi setelah ia menyadari belanja ternyata bisa membantu mengatasi mual-mual di pagi hari. Duh, betapa panjang daftar belanjanya! Semua harus yang terbaik untuk si bayi: kamar bayi rancangan desainer, kereta bayi paling keren dan canggih, hingga dokter kandungan paling top langganan selebriti.

Masalahnya, dokter selebriti itu ternyata adalah Venetia Carter, mantan pacar Luke yang glamor dan intelek. Tapi tentunya hal itu tidak jadi masalah buat Becky, kan? Atau…?

Review :

Nah, seperti biasa, kalimat pembuka untuk Shopaholic Series pasti ada kata “jangan panik” yang ada dalam pikiran Rebecca Brandon alias Becky, si tokoh utama kita. Ya, tidak terkecuali buku ke lima ini, Shopaholic And Baby. Hhe.. Tapi kali ini ia memang lagi panik karena gugup. Dia akan cek USG untuk pertama kalinya! Dan konyolnya, ia sempat meyakini bahwa bayinya hanya memiliki satu lengan. Adoh. Apalagi dengan bodohnya dia memakai sendiri alat USG saat si ahli sonografi pergi dari ruangan bersama Luke Brandon, sang suami tercinta. Ya ampun, masa dia menangis terharu lihat kepala bayinya dan terus berbicara, mengajak si janin ngobrol. Tapi ternyata itu bukan kepala janinnya, tapi kandung kemihnya! Bhahaha.. Ginilah kalo orang sok tau njalanin alat yang nggak ia tau.

Setelah yakin kandungannya baik-baik aja, dia pun mulai menghimpun tenaga buat shopping! Tentu saja sepulang dari checkup langsung ia pergi ke toko. Well, saat berbelanja lah ia mendengar nama Venetia Carter, si dokter selebritis, disebut-sebut. Bukan sifat Becky untuk tidak ikut tren. Tentu saja ia menghubungi Venetia tanpa sepengetahuan Luke karena Luke ngotot akan tetap memakai Mr. Braine yang  sudah sangat berpengalaman dibidangnya dan jadi dokter keluarganya.

Lalu ada masalah, akhirnya Luke tahu kalau Becky punya 15 rekening -15, oey!- dan 15 kartu kredit tentu saja. Tapi ternyata nggak cuma di London, tapi juga di berbagai negara lainnya, termasuk Namibia, Bangladesh, dan Indonesia. Ckck.. Perdebatan pun terjadi. Terutama karena masalah  investasi dana perwalian untuk bayi mereka. Ampuuun! Mau punya anak kok rasanya ribet banget ya bagi Becky..? Hhaha.. Untuk adilnya, akhirnya kedua orang ini membagi dana perwalian jadi dua dan masing-masing menginvestasikannya di tempat yang mereka suka. Welewele..

Di pesta ulang tahun ibunya yang ke-60, akhirnya Becky jumpa lagi dengan sahabatnya ─Suze, kakak tirinya ─Jess, juga orang-orang terdekat lainnya. Tentu saja kemudian ia memamerkan bahwa ia dan Luke baru saja membeli  rumah baru yang mewah dan jadi idamannya. Ia juga bercerita bahwa akhirnya ia punya janji temu dengan si dokter selebriti, yah, walaupun ayahnya sendiri juga ragu apakah pindah dokter adalah keputusan yang tepat? Dan tentu saja Becky berkata, Ya!

Akhirnya Becky mengunjungi Venetia Carter dan akhirnya Luke bertemu lagi dengan teman se-geng dan mantan pacarnya itu. Ceritanya, mereka dulu punya geng waktu jaman kuliah di Cambridge bersama beberapa kawan lagi dan setelah masing-masing sibuk mereka mulai hilang kontak. Uum, menurutku sejauh ini Venetia nggak -atau belum?- menunjukkan gelagat jahat sih. Orangnya ramah-ramah aja, bahkan sikapnya manis. Dan menurutku wajar aja sikap yang ditunjukkan Luke dan Venetia sebagai dua orang teman se-geng yang sudah sangat lama tak berjumpa. Apakah nanti Venetia akan menjadi si tokoh antagonis? Hhe, kita liat nanti deh.. Yang jelas, setelah tau kalau Venetia punya pacar, Becky jadi rileks kembali.

Kini yang lebih dicemaskan Becky adalah kerjaannya. Dia adalah kepala divisi Pembelanjaan Pribadi di sebuah depstor baru bernama The Look. Sayangnya depstor ini dianggap sebagai bencana retail terbesar sepanjang sejarah karena hampir nggak ada pengunjung yang masuk ke toko ini. Becky gemes melihat hal ini, apalagi dia pernah berhadapan dengan Iain Wheeler ─chief marketing top dari Arcodas Corporation, mitra kerja Luke─ yang terang-terangan menghina The Look. Becky pun jadi geram. Itulah kenapa dia punya ide mengundang seorang desainer top kenalannya, Danny Kovitz, untuk mengadakan suatu acara yang keren dan ekslusif untuk depstor itu. Well, sejauh ini, itulah ide brilian Becky untuk menyelamatkan pekerjaannya. Tapi akhirnya tar berhasil lho.. Bahkan sikap Danny selama tinggal di London sangat konyol, termasuk saat ia dan Becky akan makan di sebuah restoran yang berjarak hanya beberapa meter darinya namun ia pakai menghubungi sekertarisnya buat booking tempat, padahal sekretarisnya ada di AMERIKA! Bodoh..

Kemudian, hubungan Luke dan Venetia semakin intens, dalam artian, mereka semakin sering bes-SMS-an, dalam bahasa Latin pula! Jadi tentu saja Becky tidak bisa mengerti pembicaraan mereka. Ditambah kini Luke dan Venetia semakin sering ketemuan. Wah wah, Becky pun curhat pada Suze dan Jess, kakak tirinya dan mereka untungnya berpikiran positif dan  terbuka. Namun tetap saja tidak mengurangi tingkat kecemasan Becky. Padahal beberapa minggu lagi ia akan melahirkan.

Kecurigaan Becky semakin besar karena Luke berbohong mengenai acara penghargaan yang dihadirinya. Akhirnya, Becky menyewa jasa detektif untuk membuktikan benar tidaknya Luke berselingkuh. Owow.. Susah kalo orang lagi hamil dihadapkan dengan kemungkinan perselingkuhan gini ya😉 Yang nggak hamil aja pusing, apalagi yang lagi hamil. Kasihan janinnya kalau ibunya stres terus.

Tapi well, ternyata kehidupannya tidak selancar yang ia kira. Perusahaan Luke ternyata sedang mengalami krisis yang sangat karena partner barunya, Arcodas Corporation, membuat masalah internal  berturut-turut dan Luke terpaksa mengambil jalan untuk membatalkan kontrak kerja walaupun ia harus membayar denda yang sangat besar. Belum lagi beberapa cabang Brandon Communications di seluruh Eropa yang terpaksa ditutupnya. Dan yang lebih parah, Becky dan Luke batal memiliki rumah baru padahal apartemennya sudah terjual dan dalam beberapa minggu ini mereka harus segera pindah.

Ups.. Udah kelihatan kan gimana konflik cerita di buku kali ini? Yang jelas seperti biasa, Sophie Kinsella menyelesaikan masalah-masalah ini dengan suatu penyelesaian yang efisien dan dengan kebodohan dan ke’polos’an Becky, selalu bisa membuat kita jengkel dan marah tapi juga ketawa😀

Ratingku buat novel ini : 7,6

 
1 Comment

Posted by on September 11, 2011 in ChickLit

 

One response to “Shopaholic 5 – Shopaholic And Baby

  1. sinta

    September 11, 2011 at 1:18 pm

    i loph Shopaholic Series😀

     

you have a comment? just write here and post it ^^,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: