RSS

D’Angel 1 – D’Angel

05 Sep

Pengarang               :    Luna Torashyngu
  • Genre                      :    Drama, Action
  • Tebal                       :    248 hlm ; 20 cm
  • Penerbit                   :    Gramedia
  • Harga                      :    33.000 IDR
  • Pertama terbit          :    Februari 2008
  • Cetakan ke-2            :    November 2010
  • Tanggal Beli             :    10 Agustus 2011

Memangnya ada cewek yang sempurna? Aturannya kan kalau pintar dalam pelajaran, orang itu bakal bodoh dalam olahraga. Kalau orangnya cantik, tidak mungkin dia jagoan di sekolah. Tapi Fika membuat semua aturan itu jadi basi. Dia cantik, pintar, sekaligus jagoan olahraga. Plus, beruntung pula dalam cinta! Kayaknya nggak mungkin deh ada cewek sesempurna dia.

Tapi keberuntungan dan kesempurnaannya rupanya tidak berlaku lama. Saat jalan-jalan di mal untuk merayakan jadian pacaran dengan Reza, ada yang menculik Fika! Bukan hanya itu, peristiwa penculikan yang heboh itu juga makan korban jiwa!

Fika terpaksa menurut ikut lari dengan Andika yang menolongnya. Andika kemudian menjelaskan, Fika bisa begitu sempurna serta akan diculik orang karena sebenarnya cewek itu bukan manusia. Fika adalah Genoid, manusia rekayasa yang serbasempurna. Apa-apaan sih? Kayaknya Fika bakal lebih percaya kalau Andika bilang diam-diam Fika punya kakek kaya yang memberi warisan miliaran rupiah deh!

Review :

Cerita dimulai oleh cowok tujuh belas tahun bernama Faizal yang dikejar-kejar dua pria dewasa bermantel serba hitam di jalanan San Diego,Amerika Serikat, menjelang tengah malam. Malang nasib Faizal ini karena ia tertabrak sebuah van dan tewas ditempat.

Lalu cerita beralih pada Fika yang bermimpi tentang seorang laki-laki dan sebuah pintu yang ingin ia masuki. Ternyata selama ini mimpinya terus berulang-ulang. Kemudian ia terbangun dan mengetahui bahwa ia bangun kesiangan untuk ke sekolah. Di sekolah ia ada tanding voli dan gadis enam belas tahun bernama Rafika Handayani ini lah bintang lapangannya. Saat yang sama, ada cowok yang baru saja sampai di Jakarta dari LA di Bandara Soekarno-Hatta. Tapi kita belum dapat kepastian siapa cowok dua puluh tahunan ini.

Malam harinya, Fika nge-date sama kakak kelasnya, Reza, dan cowok itu nembak dia. Sayangnya Reza harus lebih bersabar karena tidak bisa memberi jawaban saat itu juga.

Kini kita ke Papua, di salah satu Markas Gerakan Separatis Papua atau yang lebih dikenal dengan sebutan OPM. Malam itu, muncul helikopter di atas kampung yang letaknya cukup tersembunyi itu. Tak lama kemudian terjadi serangan, bukan dari Militer Indonesia, melainkan lima orang berpakaian serba hitam dengan persenjataan superlengkap. Bahkan malah banyak rakyat OPM yang berjatuhan melawan mereka. Siapakah orang-orang ini? Yang lebih parah, seluruh komunitas OPM mati terbantai, hanya seorang anak berusia delapan tahun yang selamat.

Lalu cerita kembali ke Fika. Akhirnya ia jadian sama Reza. Lalu saat Fika mau jalan ma sohib-sohibnya, ada orang-orang ‘misterius’ yang menunggu Fika di depan sekolah. Fika dan kawan-kawan pada nonton. Dan baru aja keluar dari bioskop mereka dihadang dua satpam yang meminta Fika untuk ikut ke kantor untuk dimintai keterangan perihal keluhan yang diajukan sebuah toko buku yang kehilangan beberapa komik. Mau nggak mau Fika ikut mereka. Tapi saat tiba di basement sudah ada dua orang yang menunggu mereka. Orang yang sama yang menunggu Fika di sekolah. Kedua satpam itu langsung dibunuh di tempat dan untungnya muncul seseorang yang menyelamatkan Fika saat cewek itu mulai di bekap kedua penculik. Dari Andika, si penolong, inilah Fika akhirnya tahu kalau dirinya adalah salah satu Genoid ciptaan Prof. Sahid, seorang Ilmuwan Indonesia yang lama tinggal di Amerika.  Andika ini adalah putra dari Prof. Sahid yang meninggal beberapa tahun yang lalu setelah menghancurkan lab nya. Rupanya hasil rekayasa genetika Prof. Sahid akan di salah gunakan dan sebelum meninggal beliau memerintahkan Andika untuk mencari dan melindungi Fika, satu-satunya Genoid B yang memiliki Cathalyne dalam tubuhnya, yang masih hidup. Kalo aku sih nangkepnya, Cathalyne tu semacam formula yang berguna untuk mempertahankan kekuatan seorang Genoid karena tanpa Cathalyne ini kekuatan super Genoid B hanya bertahan selama empat puluh delapan jam. Pantas saja Fika diburu.

Saat Andika pergi untuk membelikan Fika makanan, cewek ini malah kabur dan kembali ke rumah. Tapi yang membuatnya syok adalah fakta bahwa ia menemukan mamanya sudah tak bernyawa dan bertepatan dengan tibanya para polisi. Tentu saja Fika jadi tersangka utama dan ia kini jadi tahanan. Alamak..

Lagi-lagi Andika yang menyelamatkannya. Malam-malam ia membobol kantor polisi dan membawa kabur Fika. Kini Fika dan Dika sedang dalam pelarian. Mereka berencana ke Singapura naik kapal dari pelabuhan Cirebon karena kini Fika pasti jadi blacklist di bandara. Tapi kemudian jati diri Dika yang asli terungkap, bahwa ia adalah anggota CIA -ya, CIA, man!- dan ia adalah seorang Genoid A, yang kemampuannya jauh dibawah Genoid B. Belum lagi ternyata Dika bukan benar-benar anak Prof. Sahid. Anak Prof. Sahid salah satunya adalah Faizal yang diawal cerita tadi mati. Tentu saja Fika kecewa karena dibohongi dan pergi meninggalkan Dika. Eeh, dasar ngeyel, Fika pun menghubungi Reza dan minta ketemuan. Tapi ternyata itu adalah sebuah perangkap dan Fika pun tertangkap.

Di sisi lain, tim Andika dibubarkan oleh CIA karena dianggap telah gagal. Andika pun harus kembali ke LA dengan penerbangan malam itu juga. Tapi tentu saja Andika kabur. Dibantu temannya, Yogi si hacker, dia menerobos markas para penculik, disebuah pabrik farmasi asing PT. Venon Regen di Cikarang. Tentu saja di awal segalanya berjalan lancar, tapi sayang dia kemudian tertangkap.

Yogi pun tidak sadar kalo CIA baru saja meng-upgrade sistem jaringannya. Ia pun ditangkap oleh Masdi, seorang CIA yang juga perwira militer di Indonesia. Masdi ini adalah pimpinan timnya kemarin. Yogi kemudian membeberkan bahwa proyek Genoid ini bukanlah milik Pemerintah dan Militer Indonesia tetapi ada backup orang Amerika. Mereka hanya mengatasnamakan Indonesia aja dan memanfaatkan Tim Masdi sebagai pion. Tentu saja Masdi diam sesaat untuk memikirkannya dan dia mulai mempercayai Yogi. Kini iapun akan membantu Andika agar cowok itu bisa keluar dengan selamat.

Disisi lain, Reni, salah satu teman Fika, mendapat sms dari seseorang yang ditujukan pada ayah Reni, Pak Sarjito yang seorang petinggi kepolisian. Berkat petunjuk sms itu, beliau membawa pasukan Detasemen 88 antiteror untuk menggerebek perusahaan asing itu. Wuii, okelah😀 Tapi terlepas dari ini semua, Fika malah udah dirubah jadi salah satu Genoid tak berperasaan itu. Ia sudah dicuci otaknya dan kini juga jadi mesin pembunuh yang cukup tangguh.

Secara keseluruhan, aku suka novel bertema action ini, walaupun jujur, aneh juga rasanya  baca novel Indonesia gini yang cukup tingkat tinggi imajinasinya. Habisnya ada tembak-tembakan, agen CIA, kejar-kejaran, yah… tipikal film action lah. Hhe.. Tapi overall, oke kok. Bumbu percintaannya juga ada, jadi nggak melulu action🙂

Ratingku buat novel ini : 7,6

 
3 Comments

Posted by on September 5, 2011 in TeenLit

 

3 responses to “D’Angel 1 – D’Angel

  1. anggita

    January 21, 2012 at 2:28 pm

    Masih ada ga bukunya? kalau ada saya mau beli face to face daerah jakarta🙂

    kalau bisa hubungin saya di aannggiittaa@yahoo.com

    kalau ga di 085777277449

    ditunggu respon nya makasih

     
    • koleksinovelku

      January 22, 2012 at 6:57 am

      wah, sayang sekali, saya domisili jogja, anggita😀
      maap ya ga bisa bantu..
      hhe..

       
  2. Nina

    December 23, 2012 at 11:50 am

    Gimana sih, cara gabung ke teen lit? Aku udah nulis, cuman pengen gabung di teen lit(?) Ditunggu responnya.

     

you have a comment? just write here and post it ^^,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: