RSS

The Wolves of Mercy Falls 1 – Shiver

26 Aug

  • Pengarang               :    Maggie Stiefvater
  • Genre                      :    Fantasy, Romance
  • Tebal                       :    432 hlm ; 20 cm
  • Penerbit                   :    Gramedia
  • Harga                      :    55.000 IDR
  • Pertama terbit          :    1 Januari 2009
  • Cetakan                   :    September 2010
  • Tanggal Beli             :    30 Juli 2011

Aku bukanlah bagian dari dunianya…

tapi ketika Grace menyebut namaku, menungguku mengikutinya, aku tahu aku akan melakukan apa pun untuk tetap bersamanya.

Sam menjalani dua kehidupan. Pada musim dingin, dia hidup sebagai serigala, dan hanya bisa menatap Grace dalam kebisuannya dari hutan di halaman belakang rumah Grace. Namun dalam kesempatan singkat pada musim panas ketika dia menjadi manusia, Sam tak pernah berani melintasi jarak antara dirinya dan Grace… hingga sekarang.

Review :

Pendapat awalku saat mulai baca buku ini, ouch, so sweet🙂 Bergantian kita disuguhi cerita dari sudut pandang Grace dan Sam, mulai dari Grace yang masih kecil dan Sam dalam wujud serigala, hingga Grace remaja dan Sam sedang dalam wujud manusianya. Uum, kurasa cerita novel kali ini lebih banyak romantisnya nih.. hhehe.. Setting tempat novel ini di Minnesota. Diawali saat musim dingin, Grace kecil mendapat serangan oleh sekelompok serigala kelaparan, hanya saja, Sam serigala yang saat itu jatuh hati pada pandangan pertama, menolongnya. Sejak saat itu, setiap musim dingin, Sam serigala selalu mengamati Grace dari bayang-bayang pepohonan belakang rumah Grace dan Grace tahu itu. Grace sangat hafal dengan serigala bermata kuning ─bahkan sekarang menyebutnya dengan ‘serigala bermata kuningku’─ dan yakin bahwa serigala itu tidak akan menyakitinya, dan tanpa terasa enam tahun pun berlalu.

Suatu hari, Sam manusia yang bekerja di sebuah toko buku melihat Grace datang bersama teman-temannya. Hatinya sangat berbunga-bunga. Inilah kali pertama Sam dan Grace berdekatan dalam wujud manusia. Hanya saja, perhatian Grace terlalu terpusat pada buku hingga tidak memperhatikan Sam yang berada di belakang meja kasir. Harapan Sam hanya satu, agar Grace melihat dirinya dan mengenalinya dari mata kuningnya, namun ternyata pupus sudah. Grace keluar dari toko buku tanpa melihat Sam.  Aduh Sam.. Kenapa kau nggak punya keberanian buat menyapanya sih?? Jadi gemess..

Grace, cewek tujuh belas tahun, anak tunggal dengan ibu yang lebih banyak mengurung diri di studio untuk melukis dan ayah yang jarang dirumah karena bekerja, memiliki kepribadian yang tenang, tertutup, mandiri dan penyayang. Ia memiliki sahabat baik bernama Rachel dan Olivia, dan hanya mereka lah yang mengerti bagaimana kedekatan Grace dengan serigala. Hanya saja persahabatan ini semakin merenggang semenjak Rachel memiliki pacar dan Olivia marah karena Grace selalu mementingkan serigalanya.

Saat itu, diceritakan terjadi serangan serigala terhadap seseorang, dan itu adalah Jack Culpeper, anak populer di sekolahnya. Jack diberitakan meninggal akibat serangan brutal itu. Grace dan teman-temannya mulai sebal dengan berita yang terus diulang-ulang selama seminggu ini. Tapi Grace tahu bahwa serigala yang menyerang bukan jenis yang sama dengan yang ia kenal, yang menyerang ia dahulu. Suatu hari, saat ia sedang merindukan serigalanya, ia keluar ke beranda belakang dan mendengar suara itu. Suara teriakan Jack. Memang ada isu bahwa mayat Jack menghilang dari ruang jenazah. Tapi masa iya, Jack hidup lagi? Well, dugaan sementaraku sih Jack ini sekarang jadi werewolf juga. Hhe..

Karena kematian Jack, orangtua Jack yang kaya dan cukup berpengaruh di kota kecil ini akhirnya memutuskan untuk memburu serigala-serigala. Benar saja, saat Grace pulang sekolah ia menemukan banyak pemburu yang berkumpul dan melakukan penyisiran hutan dengan senapan di masing-masing tangan. Grace panik dan langsung menyerbu masuk ke hutan saat mendengar letusan-letusan tembakan. Namun ada seorang opsir muda bernama William Koenig yang mencegatnya masuk lebih jauh dan mengantarnya kembali ke rumah. Sepeninggalan Ospir Koenig, Grace menemukan seseorang terbaring meringkuk dan telanjang di depan pintu belakangnya. Entah bagaimana, Grace langsung mengenali bahwa lelaki itu adalah serigalanya. Sam terkena luka tembak di leher dan Grace segera membawanya ke rumah sakit.

Tengah malam, saat Grace berhasil meyakinkan seorang perawat bahwa ia akan menunggui Sam hingga sadar dan perawat itu mengatakan bahwa Sam dibius dan baru akan sadar esok harinya, Grace tidak keberatan. Setelah berlalunya si perawat, Sam membuka mata. Tentu saja Grace kaget. Namun untuk sesaat mereka ngobrol dan setelah itu Sam meminta tolong Grace untuk mencarikannya pakaian karena ia akan pergi dari rumah sakit itu oleh sebab ia tidak bisa lama-lama tinggal disana. Ternyata penyebabnya adalah luka-luka Sam yang sudah sembuh dan hal ini pasti akan menimbulkan kecurigaan bagi pihak rumah sakit. Grace pun membawa Sam pulang kerumahnya.

Sudah bisa di duga kan kalo kemudian mereka jadi sangat dekat. Mereka saling membuka diri, terutama Sam. Kini kita tahu bahwa Samuel K. Roth adalah nama lengkapnya. Ia digigit serigala sejak berusia tujuh tahun dan selama berminggu-minggu ia sakit dan berubah-ubah tidak menentu. Kedua orangtuanya menganggap Sam kerasukan sehingga mereka berusaha melakukan sesuatu untuk menyembuhkannya namun gagal dan akhirnya mereka berusaha membunuh Sam dengan menyayat kedua pergelangan tangan Sam dan menenggelamkannya di bathtub. Beruntung Sam selamat. Kini orangtuanya di penjara seumur hidup dan Sam tinggal bersama Beck, salah satu teman di kawanannya.

Cerita dalam novel ini menggunakan alur maju dan mundur. Banyak flashback yang terjadi dan hampir semuanya dari sudut pandang Sam. Dari ingatan-ingatan Sam, kita mendapat banyak informasi bahwa sejak ia berhasil selamat dari orangtuanya, ia tinggal bersama Beck, pemimpin kawanan manusia. Beck dulunya adalah seorang pengacara sukses. Beck berubah jadi serigala saat berumur duapuluh delapan tahun. Untuk kepentingan kawanan, ia membeli sebuah pondok kecil tengah hutan sebagai tempat singgah kawanan kalau mereka sedang berwujud manusia. Semacam markas lah. Beck lah yang merawat Sam, dan Sam menganggap Beck ayahnya sendiri. Selain Beck, ada Paul ─sang pemimpin kawanan serigala, Ulrik ─seorang kelahiran Jerman dan sering membacakan puisi Jerman untuk Sam, Shelby ─cewek yang lebih suka menjadi serigala serta terobsesi dan ingin menjadi pasangan Sam, Derek ─si lelaki yang gila dan bermasalah baik saat jadi manusia maupun serigala. Diantara mereka, Sam adalah favorit dari Beck dan Paul, sehingga sangat memungkinkan kalau Sam kelak menjadi pemimpin kawanan. Karena inilah Shelby terus nempel pada Sam. Bahkan hingga sekarang saat Sam berwujud manusia, Shelby terus menghantui hidupnya.

Karena seharian membolos, saat hari berikutnya Grace dengan enggan masuk sekolah, Rachel mengabarinya bahwa kemarin seekor serigala muncul di lapangan parkir SMA mereka. SMA Mercy Falls. Grace langsung tahu kalau serigala itu pasti Jack. Malamnya, kita disajikan sebuah flashback oleh Sam saat ia kecil, mengenai seseorang yang mengingkari kenyataan bahwa ia adalah seorang serigala dan Beck terpaksa membunuhnya karena wanita itu membahayakan keamanan kawanan. Kini Sam takut, jangan-jangan Jack juga seperti Christa, seorang yang marah dan tidak akan menjadi serigala yang baik mengingat kepribadian buruk Jack selama ia menjadi manusia.

Kehidupan berlanjut. Sam kini mencari tahu kenapa ia kembali berubah menjadi manusia setelah tertembak padahal sekarang masih jauh dari musim semi atau bahkan panas. Sam juga bingung dengan keberadaan Jack, siapa yang akan mendidiknya sebagai serigala kalau Beck sedang menjadi serigala. Apakah dia yang harus menangani Jack yang labil? Nah, aku rasa kita sudah menemukan beberapa konflik masalah dari novel ini, yaitu keberadaan Jack. Kemungkinan ia akan menjadi tokoh antagonisnya. Lalu ada Isabel, adik Jack, yang tahu kalau kakaknya belum meninggal dan sesuatu telah terjadi padanya dan Isabel berniat untuk mencari tahu. Lalu ada sikap Olivia yang aneh saat melihat Sam, seolah ia bisa mengenali dan tahu siapa Sam sebenarnya ─dan ini membuat Sam tidak nyaman berada dekat dengan Olivia. Belum lagi dengan keberadaan Shelby yang terus mengancam ingin menyakiti Grace karena ia merasa Grace telah merebut Sam darinya. Oia, selain itu bagaimana dengan kenyataan Grace tidak pernah berubah jadi serigala padahal pasti saat diserang serigala enam tahun silam, cewek itu digigit. Dan yang menjadi konflik batin tersendiri adalah kenyataan bahwa ini adalah tahun terakhir bagi Sam untuk dapat berwujud manusia. Hmm.. gini. Kalau aku nangkapnya dari cerita ini, werewolf di sini punya masa hidup, semacam kadaluarsa, yaitu ─umumnya─ sekitar lima belas tahun, hingga kemudian mereka tidak akan pernah bisa berubah jadi manusia lagi dan akan menetap dalam wujud serigala untuk selamanya. Kan setiap musim semi saat cuaca mulai menghangat, seharusnya mereka bisa jadi manusia lagi. Namun semakin lama, mereka semakin membutuhkan suhu yang lebih tinggi untuk merubah mereka jadi manusia lagi hingga lama-kelamaan musim panas yang mereka lalui semakin singkat hingga akhirnya tidak ada musim panas sama sekali.  Karena novel ini cukup enak buat diikuti, kalian bisa mencari tahu bagaimana kelanjutan kisah Sam dan Grace. Bagaimana mereka menghadapi berbagai macam intrik kehidupan mereka yang singkat ini.

Yang jelas guys, saat aku membaca novel ini, aku tidak merasakan suatu gejolak seperti halnya saat aku baca novel fantasy action yang lain. Kurasa memang karena beda genre dari yang aku bayangkan sih🙂 Novel ini sangat tenaang, walaupun ada beberapa kali cerita menggunakan elemen yang termasuk aksi. Perkelahian serigala-anjing, manusia-serigala, dan sebagainya. Bahkan saat Sam harus berjuang kembali ke rumah dan menghangatkan diri hingga membuat Grace memaksa Sam untuk menghadapi traumanya terhadap bathtub karena benda itulah satu-satunya yang bisa membantu Sam mendapatkan kehangatan,  aku hanya sedikit merasakan ketegangan. Yang banyak aku rasakan saat baca novel ini adalah rasa simpati terhadap Sam serta hubungan Grace dan orangtuanya, dan perasaan senang dan kagum saat Sam menceritakan kehidupan keluarganya bersama Beck, Ulrik, dan Paul. Sangat manis🙂

Terlepas dari itu semua, akhir cerita yang hampir menyedihkan cukup memberikan kesan tersendiri. Dan tentu, menyisakan beberapa pertanyaan yang kurasa akan terbahas di buku kedua, Linger.

Ratingku buat novel ini : 8

 
4 Comments

Posted by on August 26, 2011 in Dark Fantasy

 

Tags:

4 responses to “The Wolves of Mercy Falls 1 – Shiver

  1. sinta

    August 26, 2011 at 9:52 am

    hmmm.. jadi sedikit berpikir ulang untuk membacanya. Soalnya kupikir bakalan penuh petualangan dan seru😦 harus diganti urutan bacanya negh

     
    • koleksinovelku

      August 26, 2011 at 2:53 pm

      klo mnrutku, critanya tu ‘manis’, bukannya ‘seru’ penuh petualangan gitu. tapi ini dari pndapatku lho yaaa.. hhe..

       
  2. Belinda Christie

    March 3, 2014 at 7:39 pm

    kapan ya seri ke duanya diterbitin sama GPU..masih penasaran dengan kisah lanjutannya..😦

     
  3. Dina

    October 7, 2014 at 3:24 pm

    Yg keduanya ga terbit di indonesia ya??

     

you have a comment? just write here and post it ^^,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: