RSS

Mates, Dates 4 – And Sleepover Secrets

24 Aug

  • Pengarang             :    Cathy Hopkins
  • Genre                    :    Teenlit
  • Tebal                     :    192 hlm ; 20 cm
  • Penerbit                 :    Gramedia
  • Harga                    :    29.000 IDR
  • Pertama terbit        :    3 Januari 2002
  • Cetakan ke-2          :    Agustus 2004
  • Tanggal Beli           :    8 Juli 2011

Tahun ini berat sekali bagi TJ. Bukan hanya Hannah sahabatnya yang pindah ke Afrika, tapi Paul, kakak yang paling dekat dengannya pun memutuskan pergi berpetualang. Memang sih, masih ada Scott teman masa kecil sekaligus tetangga sebelah rumah TJ. Tapi jsutru Scott-lah yang jadi masalah besar buatnya. TJ baru sadar sebenarnya dia naksir berat cowok itu!

TJ memang ahlinya sepakbola, adu panco, karate, dan berotak cemerlang. Tapi dia selalu berubah jadi cewek alien setiap kali bantuan nih. Untungnya Lucy, Izzie, dan Nesta mau mengajak TJ berteman. Dalam acara menginap, mereka pun membeberkan semua rahasia.

Review :

Ehem, pertama-tama aku ingin mengenalkan kalian pada TJ. Nama sebenarnya Theresa Joanne Watts, hanya saja ia tidak suka nama itu karena terlalu cewek. Yah, ia tomboy gitulah. Ia lahir di keluarga dokter, ayahnya seorang konsultan rumah sakit beken dan ibunya seorang dokter umum. Ia memiliki dua orang kakak, Marie yang berusia 26 tahun, juga seorang dokter, dan sekarang tinggal di Southamton, dan Paul, cowok 21 tahun yang tinggal di Bristol. Paul ini sebenarnya juga belajar di kedokteran, hanya saja ia ingin menjadi musisi dan putus sekolah. Ayahnya jadi sering uring-uringan dan ibunya kecewa. Namun TJ senang karena kakaknya memutuskan untuk ‘memberontak’ karena ia berharap hal ini juga membukakan jalan baginya. Ia ingin menjadi penulis namun ternyata orangtuanya lagi-lagi sudah mengarahkan TJ untuk mengambil jurusan kedokteran. Paul inilah keluarga yang paling dekat dengannya.

TJ bersekolah di St. Joseph, semacam bintang olahraga di sekolahnya dan sangat payah kalau berhadapan dengan cowok yang menarik perhatiannya. Ia selalu dirasuki Noola si cewek Alien saat berhadapan dengan Cowok Keren. Noola tidak tahu banyak kata selain uhyuh, yunewee, dan nihingyah. Hhaha.. tentu saja hal ini terdengar aneh di depan cowok manapun sehingga ia tidak pernah mencoba dekat dengan cowok. Bahkan ia cenderung bersembunyi di belakang sahabat baiknya, Hannah, karena malu. Tapi sekarang Hannah pindah ke Afrika Selatan, meninggalkan TJ dalam kesendirian.

Di bab I, muncul kakak TJ yang menjemputnya di lapangan hanya untuk memberitahu bahwa ia akan pergi berpetualang dengan pacarnya, Saskia, selama setahun atau mungin dua tahun. Aduh, semakin kesepian ni anak. Pertama Hannah, sekarang Paul. Dua orang yang ia sayangi dalam hidupnya pergi satu demi satu hanya dalam kurun waktu sepuluh hari! Untung masih ada Scott Harris, tetangga sebelahnya yang lebih tua dua tahun darinya hingga ia merasa punya kakak laki kedua setelah Paul. Keluarga Scott ini menjadi tetanggal TJ sejak TJ berusia 7 tahun dan sekarang, Scott yang juga mulai menginjak remaja jadi sering didekati cewek-cewek. TJ lah tempat curhat Scott mengenai petualangan-petualangannya dengan cewek-cewek ini.

TJ masih sering berkirim e-mail dengan Hannah, mengabari kehidupan mereka masing-masing. Untuk mengisi kesepian dan kekosongan hatinya, ia memutuskan untuk mendaftar sebagai editor di majalah sekolah. Saat itu ada acara bincang-bincang yang menghadirkan Sam Denham, seorang jurnalis terkenal dan berbakat di bidangnya, dan TJ sangat kagum padanya, apalagi ia sangat tampan😉 Sayangnya, seusai acara itu ia mempermalukan diri di depan Sam, Lucy Lovering, dan Nesta Williams ─si cewek tercantik di sekolahnya. Ia pun bergegas pulang kerumah. Tapi di depan sekolah Lucy mencegatnya dan mengajaknya ngobrol. Inilah awal TJ masuk ke dunia pertemanan Lucy-Nesta-Izzie, walaupun sebenarnya Izzie pernah sekali ingin mengajaknya ngobrol karena TJ terlihat duduk sendiri, namun TJ terlanjur salah sangka dan pergi meninggalkan Izzie yang heran.

Hari Jumat, TJ datang ke rumah Lucy atas undangan Lucy. Mereka mengobrol dan bersenang-senang, bahkan bersama Steve dan Lal, kakak-kakak Lucy yang konyol. Namun sayangnya kesenangan itu hancur saat Nesta datang. Awalnya Nesta manis. Tapi biasa, ia tidak bisa mengontrol mulut besarnya, dan kali ini TJ sakit hati dengan komentar Nesta. TJ pun pulang dan berjanji dalam hati tidak akan pernah bermain lagi dengan Lucy kalau Lucy masih berteman dengan Nesta. Ckck.. Saat dirumah, TJ mengirim e-mail untuk Hannah, dua kali, tapi Hannah tidak membalas. Wah, mulai berkurang ni frekuensi hubungannya. Wew..

Hari berikutnya, TJ pergi ke Penampungan Anjing Battersea. Ia akan merawat seekor anjing. Lalu ia bersyukur karena pergi dengan ayahnya. Ia merasa selama ini belum mengenal ayahnya dengan baik. Dan pada kesempatan pergi berdua ini ia akhirnya mengenal sisi lain ayahnya.

Ternyata Izzie, Lucy dan Nesta tidak seburuk yang ia pikirkan. Mereka meminta maaf dan TJ memutuskan untuk memberi kesempatan pada Nesta lagi dan kali ini Nesta sungguh mati-matian menjaga mulut besarnya. Hha.. Nesta mengundang TJ untuk menginap dirumahnya. Hari Jumat sore, mereka berkumpul, Nesta, Lucy, Izzie, dan TJ. Mereka bersenang-senang menghabiskan waktu. Di sesi curhat, TJ bercerita bahwa ia menyukai Scott tapi cowok itu bahkan tidak menyadari kalau TJ itu memang cewek. Nah, misi makeover pun dimulai. Hari berikutnya, mereka pergi ke rumah TJ untuk menyortir pakaian-pakaian TJ. Disanalah Scott muncul setelah melihat Nesta. Scott emang pernah nitip salam untuk Nesta lewat TJ, dan nggak heran cowok se-playboy Scott menyukai Nesta yang memang rupawan. Walaupun Nesta udah bilang kalau ia punya cowok dan nggak tertarik pada Scott, cowok itu tetap nempel Nesta. Ckck..

Karena kini TJ masih dalam rangka perebutan jabatan editor majalah, ia berusaha menemukan konsep-konsep yang menarik dan akhirnya menemukan beberapa topik yang akan diangkatnya sebagai bacaan, termasuk rublik before-after ini. Ia membuat dirinya sebagai subyek. Sebelum di makeover, TJ di dandani oleh teman-temannya biar terlihat buruk dan Steve, kakak Lucy lah yang memfotonya. Setelah sesi foto ‘sebelum’ selesai, mereka mulai mendandani TJ. Alhasil, kecantikan TJ memang tereksplore. Kini sisi feminis TJ yang tampak. Mereka pergi ke Hampstead untuk sesi foto ‘sesudah’  dengan Steve dan benar saja, sejenak setelah mereka turun dari mobil ibu Nesta mereka sudah menarik perhatian, terutama TJ. Di cafe dekat situ, nongkrong Scott dan teman-temannya. Scott kagum pada TJ dan mengenalkannya pada teman-teman Scott. Yang lucu, TJ merasa terlalu  terekspos disini. Hhaha.. Dia memang bermasalah dengan kepercayaan diri😉 Untung ada teman-temannya yang menemani. Saat sesi foto, entah kenapa TJ merasa Steve sedikit aneh. Jadi pendiam. Bahkan langsung pulang setelah pemotretan. Hmm.. Pasti ada feel nih.. Tar pasti TJ bukan sama Scott, tapi sama Steve. Hhaha.. Ketebak deh..

Suatu sore, TJ membawa jalan-jalan anjingnya dan mengajak Scott untuk menemaninya. Tapi Scott menolak karena sedang nonton TV. TJ pun jalan sendiri dan bingung dengan perasaannya. Saat ia ngobrol dengan anjingnya, muncullah Steve bersama dua anjingnya. Mereka pun pergi ke Highgate Woods bersama dan melepaskan anjing mereka disana sementara mereka mengobrol. TJ merasa aneh, bersama Steve yang baru dikenalnya, ia bisa merasa nyaman, sementara bersama Scott yang sudah ia kenal bertahun-tahun, ia malah nggak bisa bertingkah normal.

Saat keempat sahabat ini akan nonton film di Hollywood Bowl, mereka melihat Scott yang berdiri di dekat pintu dan menanti seseorang yang tidak akan datang. Walaupun teman-temannya sudah mencegah, TJ tetap bersikeras untuk menemani Scott nonton. Kasihan, katanya. Yah, setidaknya berkat nonton bareng Scott ini ia jadi dapat pengalaman dan tahu bagaimana Scott, dan tahu bahwa dugaannya selama ini salah. Ternyata Scott sangat mem-BO-SAN-kan. Hhaha..

Nah, nah.. satu lagi seri Mates, Dates yang selesai aku baca. Umm, menurutku buku kali ini  semenarik buku ketiga-nya kok, Mates, Dates 3 – And Portobello Princesses, cukup menghibur dan seperti biasa, bacaan yang super ringan. Hha.. Yang lebih menarik sekarang, mereka nggak cuma bertiga lagi, tapi berempat. Jadi situasi cerita bakal lebih rame dari sebelumnya🙂 Oia, satu lagi. Selain cerita keempat sahabat ini, sebenarnya kita juga diberi sedikit cerita selingan lho. Yaitu dari sisi Hannah dan Paul saat mereka mengirim e-mail pada TJ. Yah, walaupun nggak detail, tapi setidaknya kita mendapat gambaran tentang kehidupan Hannah di Afrika dan Paul di Goa sana😀

Ratingku buat novel ini : 7,4

 
3 Comments

Posted by on August 24, 2011 in TeenLit

 

3 responses to “Mates, Dates 4 – And Sleepover Secrets

  1. hazell_charcy@hotmail.com

    April 6, 2012 at 1:37 pm

    Beli novel2 mates dates series di mana?

     
  2. Hazell

    April 6, 2012 at 1:52 pm

    Belinya di manaa? Aku pingin banget novel ini. Oh iya, salam kenal yaa

     
    • koleksinovelku

      April 24, 2012 at 11:48 pm

      hai, salam kenal juga🙂 aku beli novel series Mates, Dates ini nyebar hazell, jd klo nemu di toko mana ya q ambil, hunting gitu.. soalnya mereka ni kan termasuk buku lama, jdi yaaa, cukup susa buat dicari lah. smoga aja Gramedia berniat buat cetak ulang seri ini, abisnya koleksiku juga lum komplit siih😉

       

you have a comment? just write here and post it ^^,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: