RSS

Lima Sekawan 10 – Rahasia Harta Karun

02 Aug

lima sekawan 10-rahasia harta karun

  • Pengarang               :    Enid Blyton
  • Genre                      :    Adventure
  • Tebal                       :    240 hlm, 18 cm
  • Penerbit                   :    Gramedia
  • Harga                      :    23.000 IDR
  • Pertama terbit          :    1951
  • Cetakan ke-13          :    Februari 2009
  • Tanggal Beli             :    24 Agustus 2009

Petualangan KESEPULUH mereka yang seru dan mengasyikkan!

Kenapa seorang narapidana yang lari dari penjara mengirim suatu pesan rahasia pada Dick?
Apakah makna pesan pada kertas yang tahu – sebab itu LIMA SEKAWAN memutuskan untuk memecahkan misteri ini…

Review :

Kali ini Lima Sekawan mendapat liburan akhir pekan yang lumayan panjang di tengah semester, dari hari Jumat hingga Selasa. Mereka pun memutuskan untuk pergi melancong. Heuu.. Ada petulangan? Pasti dong😀

Seperti yang sudah disepakati, mereka berlima kumpul di sebuah desa bernama Pippin. Karena Julian dan Dick yang tiba duluan, mereka memutuskan untuk mampir ke sebuah toko di desa itu untuk minum limun jahe kesukaan mereka. Tak lama kemudian tiba Anne dan George beserta Timmy. Mereka saling melepas rindu karena berpisah beberapa bulan untuk sekolah di sekolah asrama masing-masing. Di toko ini mereka sekalian memesan enam puluh empat potong sandwich untuk bekal mereka. Yups, masing-masing dapat jatah 16 potong! Hhaha.. mantap.

Well, sementara menunggu sandwich  mereka, muncul anak sang pemilik toko bernama Jim yang datang  hanya untuk mengambil bekalnya. Jim ini kerja sebagai penjaga di sebuah penjara di dekat situ. Kemudian, muncul lagi seorang lelaki tua berwajah serius yang hanya mengambil satu pak bubuk puding dan meninggalkan sejumlah uang di atas meja penjualan.Selesai dengan sandwich, mereka pun memulai perjalanan panjang mereka. Tujuan pertama : Bukit Kelinci. Dengan ransel-ransel yang mereka sandang, perjalanan tidak terasa melelahkan, bahkan mereka sangat menikmatinya. Tidak terkecuali Timmy yang terus-terusan mengejar kelinci. Melewati Bukit Kelinci, mereka tiba di Hutan Arnab. Sayangnya disini Timmy bikin ulah hingga membuat dirinya sendiri tersangkut di lubang kelinci dan memaksa Anne untuk menarik kakinya. Timmy berhasil keluar, namun ia terus melolong kecil. George cemas jadinya. Ia takut kalau-kalau Timmy cedera. Sepanjang perjalanan berikutnya George tidak banyak bicara. Melewati Hutan Arnab, sampailah mereka di Bukit Terjal dimana  mereka akhirnya memutuskan untuk berpiknik, menyantap bekal mereka.

Seusai makan dan beristirahat sejenak, mereka melanjutkan pelancongan ke sebuah desa bernama Beacons sebelum mereka harus ke sebuah pertanian bernama Telaga Biru dimana mereka akan menginap. Julian memang sudah merencanakan semuanya karena ia yang memahami peta🙂 Nah, diperjalanan ini ternyata ketahuan bahwa kaki Timmy terkilir karena tarikan Anne dan untungnya di Beacons ada seorang peternak yang tahu cara merawat anjing. Tapi mereka harus berpisah. Julian menemani George dan Timmy ke Wisma Spiggy untuk bertemu Pak Gaston, si peternak kuda, sementara Anne dan Dick melanjutkan perjalanan ke peternakan Telaga Biru untuk mengurus perihal menginap.

Sayangnya Dick dan Anne tidak dapat menemukan jalan yang benar untuk ke Pertanian Telaga Biru karena Julian lah yang memegang peta. Di tengah sebuah padang belantara tiba-tiba mereka mendengar suara lonceng berdentang. Mereka ketakutan. Buat apa lonceng dibunyikan? Padahal itu bukan suara lonceng Gereja.Yah, setidaknya lonceng itu tidak bunyi untuk waktu yang lama. Dan setelah tersesat dan kelelahan, akhirnya mereka menemukan Pertanian Telaga Biru. Sayangnya wanita tua tuli pemilik Pertanian ini tidak mengijinkan mereka buat menginap karena ia takut anaknya yang tidak suka dengan orang asing akan marah. Anaknya memang pemarah. Tapi karena wanita tua ini iba melihat anak-anak yang basah kuyup karena hujan ini akhirnya mengijinkan dengan syarat hanya Anne yang menginap di dalam rumah sedangkan Dick di luar. Anne tidur di loteng sedangkan Dick di lumbung. Itupun Anne harus menunggu wanita tua ini memanggilnya untuk turun esok hari agar tidak bertemu dengan anaknya.

Saat malam Anne langsung saja rebah karena kelelahan, begitu juga dengan Dick setelah sebelumnya menanti kedatangan Julian dan George, namun keduanya tidak muncul. Tiba-tiba ia terbangun karena mimpi dan mendengar seseorang memanggil namanya. Dick yang saat itu tidur di lumbung terheran dan bingung karena itu bukan suara Julian maupun George. Dari balik jendela Dick mendengar seorang laki-laki meninggalkan pesan untuknya dari seseorang bernama Nailer. Orang itu bahkan meninggalkan sepotong kertas berisi pesan lain yang semakin tidak dimengerti oleh Dick. Setelah orang itu pergi, dan sesaat sebelum Dick kembali terlelap, ada seseorang yang masuk ke dalam lumbung. Dick pun semakin meringkuk di tempat ia tidur. Bersembunyi.

Pagi harinya, Dick melihat lelaki semalam keluar dari rumah si wanita tua sedangkan Anne mendengar lelaki itu marah-marah pada ibunya. Bahkan Dick sempat kena marah, untung ia berhasil kabur dan bersembunyi. Laki-laki itu menyeramkan.. Saat ada kesempatan, Dick pun menyuruh Anne buat turun dan mereka segera pergi meninggalkan tempat itu setelah meninggalkan sejumlah uang sebagai upah Anne menginap. Mereka kembali menyusuri jalan kemarin dan kembali ke desa Beacons. Ternyata Julian, George dan Timmy sudah menanti dan cemas dengan keadaan saudara-saudaranya yang menghilang semalaman. Rupanya Dick dan Anne salah tempat. Rumah itu bukanlah Pertanian Telaga Biru! Pantas tidak tampak seperti sebuah pertanian.

Hem, setelah mereka berkumpul, mereka pun bercerita tentang perjalanan masing-masing. Dick juga bercerita tentang pesan-pesan yang ia dapatkan. Karena penasaran, mereka mencari tahu makna pesan-pesan itu. Yah, sudah ketebak kan kalau inilah awal petualangan mereka yang sesungguhnya?? Hhaha.. Yups, Dimulai dari George dan Julian bercerita bahwa lonceng yang mereka dengar semalam ternyata  adalah lonceng penjara yang menandakan ada narapidana yang melarikan diri. Mereka pun membuat berbagai spekulasi dan kesimpulan bahwa orang yang menemui Dick di lumbung adalah si narapidana yang kabur. Namun apa arti dari pesan-pesan itu? Yah, setelah mereka menjutkan perjalanan dan tiba di desa Reebles, mereka pun membuat laporan singkat mengenai kejadian aneh yang dialami Dick. Tapi rupanya si polisi tidak percaya dan malah marah pada mereka. Huh.. Sikap polisi yang menyebalkan😦

Lantas mereka akhirnya memutuskan buat menyelidiki sendiri arti pesan itu. Setelah bertanya pada  seorang wanita tua pemilik sebuah rumah Pertanian, akhirnya diketahui bahwa ada sebuah tempat dengan nama yang disebutkan dalam pesan. Aha, petualangan berlanjuuut.. Mereka pun pergi ke tempat itu dan menemukan sesuatu yang tidak terduga🙂

COVER BARU (NC)

 
2 Comments

Posted by on August 2, 2011 in Kids

 

2 responses to “Lima Sekawan 10 – Rahasia Harta Karun

  1. ana

    August 2, 2011 at 9:20 am

    ahhh,, udh lama ngga baca lima sekawan. hihihi.. bacaan masa kecil nih.

     
    • koleksinovelku

      August 2, 2011 at 9:28 am

      hhaha.. iyaa. bacaan yang super ringan, asyik, dan seru buat diikutii😀

       

you have a comment? just write here and post it ^^,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: