RSS

Shopaholic 2 – Shopaholic Abroad

08 Jul

  • Pengarang        :    Sophie Kinsella
  • Genre               :    Drama
  • Tebal                :    496 hlm ; 18 cm
  • Penerbit            :    Gramedia
  • Harga               :    49.000 IDR
  • Pertama terbit   :    3 September 2001
  • Cetakan ke-4     :    Januari 2011
  • Tanggal Beli      :    17 Februari 2011

Bagi Rebecca Bloomwood, hidup ini sunggup mudah. Ia muncul setiap pagi di TV, manajer banknya sangat baik hati, dan soal belanja, motonya adalah Hanya Beli Apa Yang Kauperlu – dan ia sungguh-sungguh mematuhinya!(Kira-kira begitulah). Dan hidupnya lebih sempurna ketika kekasihnya, Luke Brandon yang terkenal, menawarinya kesempatan untuk bekerja di New York.
Astaga, New York! Di sana kan ada banyak tempat belanja hebat seperti Saks atau Bloomingdale`s. Atau Barney`s. Dan obral-obral sampel misterius tempat kau bisa mendapatkan gaun Prada seharga seratus dolar, ya? Ha, rasanya dolar bukan uang sungguhan, rasanya seperti main monopoli.

Review :

Setelah memiliki pengalaman buruk yang menyangkut hutang, kini Rebecca Bloomwood yang bekerja di sebuah stasiun televisi dan membawakan acara Morning Coffe tentang bagaimana mengatur keuangan pribadi dan tetek bengeknya, mendapatkan pengawasan dari Suze, sahabat dan teman seapartemennya, dalam hal berbelanja. Hhe.. Lucu juga. Sekarang dia punya prinsip yang harus mati-matian ia pegang, yaitu hanya beli apa yang diperlukan. Baru bab awal aku baca buku ini aja uda dibuat nyengir. Becky benar-benar berusaha menahan nafsu belanjanya walaupun perasaan tergoda selalu membayanginya dan lagi-lagi ia selalu mendapat alasan untuk membeli suatu barang. Ya Ampunn..

Nah, kali ini cerita dibuka dengan Becky yang sedang kelimpungan menyiapkan barang bawaan yang akan ia bawa untuk berlibur tiga hari kesebuah penginapan di pedesaan bersama Luke Brandon, kekasihnya. Cuma tiga hari lho! Tapi dia menyiapkan barang bawaan seolah ia mau pergi berminggu-minggu. Ckck.. Padahal nanti Luke meninggalkan pesan bahwa ia harus membawa barang seminimal mungkin karena mereka tidak membawa mobil besar sehingga bagasinya hanya muat sedikit saja. Becky bingung, namun ia tidak habis akal. Ia punya ide, ia akan memakai jasa pengiriman barang untuk mengirimkan koper-kopernya ke tempat penginapan. Konyol kali.. Tapi itulah Becky, selalu berpikiran simpel tapi terlalu luas. Sayangnya, paket itu terlambat satu hari hingga membuat dia kelimpungan mencari pakaian yg bisa ia kenakan. Bodoh banget tingkahnya. Hha..

Nah, di hari pertama liburan mereka, Luke malah ada acara meeting dengan rekan bisnis di penginapan itu. Menyebalkan memang, liburan kok masih kerja.. Tapi apa boleh buat. Di buku ini sangat digambarkan bagaimana Luke sangat sibuk bekerja. Di penginapan itulah Becky bertemu Alicia Billington, seorang account executive di Brandon Communications, dan kurang lebih musuh Becky. Alicia selalu membuat Becky jengkel, tidak terkecuali kali ini. Alicia membocorkan bahwa Luke berencana untuk pindah ke New York, dan Becky sama sekali tidak tahu menahu tentang rencana Luke ini! Antara marah dan tetap bersabar menunggu penjelasan Luke mengenai masalah ini.

Tom Webster, tetangga Becky dan teman masa kecil Becky, akan menikah dengan Lucy. Yang lucu, keluarga Webster beranggapan bahwa Becky mencintai Tom, padahal sama sekali tidak benar. Whahaha.. Itulah kenapa ia sangat ingin memperkenalkan Luke kepada tetangga-tetangganya. Ditambah lagi dengan mereka ―dan orang tuanya sendiri!― yang kurang percaya bahwa Becky berpacaran dengan seorang pengusaha kaya bernama luke Brandon yang sangat amat terkenal sehingga mungkin pikir mereka Becky tidaklah level dengan orang sekaliber Luke Brandon. Hal ini membuat perasaan Becky tidak nyaman dan sangat marah. Tapi kok Luke nggak datang-datang ya? Padahal acara pernikahan sudah lama dimulai. Waktu aku baca bagian ini, ya ampuun, aku kasian sama Becky, dan sebel sama Luke. Tapi setidaknya jangan membual gitu dong. Becky mengatakan pada orang-orang bahwa Luke ada di acara ini, akhirnya jadi kacau sendiri kan.. Semua orang semakin nggak percaya sama dia. Untung kemudian Luke bener-bener dateng. Bawa berita bahagia pula🙂

Rupanya Luke harus pindah ke New York beneran. Dan Becky juga ikut! Yeii.. Bahagianya tu cewek.. Luke bahkan diam-diam sudah mengatur jadwal wawancara untuk Becky di stasiun TV Amerika. Nah, perjalanan selama dua minggu yang harus mereka jalani besok akan menjadi acara pemantapan buat mereka. Luke mengurus segala macam perjanjian bisnis sedangkan Becky melakukan beberapa pertemuan dengan stasiun TV. Dan kegiatan belanja tentu saja. Dan gila-gilaan! Ampun, aku aja ampe ngeri ngebayangin pengeluaran Becky dan bagaimana dia dengan santainya menanggapi segala macam tagihan. Ckck.. Nah, di sela-sela liburannya ini juga tar Becky bertemu dengan ibu kandung Luke, dan wew, sepertinya Becky tidak meninggalkan kesan yang baik padanya.

Disisi lain, ternyata Luke sangat kesulitan untuk mengatur segala macam perjanjian bisnisnya ini dan ia sangat bekerja keras untuk menunjukkan pada calon rekan bisnisnya bahwa ia mampu dan memegang kendali atas segalanya, baik itu kehidupan pribadi maupun bisnisnya. Disaat semuanya akan ditentukan dalam rapat yang akan ia hadiri, sebuah berita mengguncang datang. Masalah hutang Becky terekspos! Oh wow.. sangat-sangat memalukan. Dan jujur, waktu aku baca bagian ini, aku berpikir, tau rasa lah kamu. Siapa suruh sebegitu seenak hatinya aja. Keadaan Becky kacau. Bahkan ia putus sama Luke dan kehilangan pekerjaannya. Wew.. Gimanakah cara Becky untuk memperbaiki kondisinya? Tidak terduga sebenarnya, tapi juga tidak mengherankan. Satu hal yang pasti, film Confessions Of A Shopaholic rupanya mengambil cerita dari kedua novel pertama seri Shopaholic🙂

Ratingku buat novel ini : 7,8

 
Leave a comment

Posted by on July 8, 2011 in ChickLit

 

you have a comment? just write here and post it ^^,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: