RSS

Tunnels 3 – Freefall

24 Jun

  • Pengarang               :    Roderick Gordon & Brian Williams
  • Genre                      :    Adventure
  • Tebal                       :    724 hlm ; 20 cm
  • Penerbit                   :    Mizan
  • Harga                      :    79.500 IDR
  • Pertama terbit          :    2010
  • Cetakan ke-2            :    Februari 2010
  • Tanggal Beli             :    12 Januari 2011

Will terjatuh semakin salam ke dunia bawah tanah. Sepertinya, itulah akhir riwayatnya. Namun, ternyata itu semua hanyalah awal dari petualangan yang lebih mendebarkan!

Di tengah keputusasaan mendengar kabar kematian ayahnya, Will harus berhadapan dengan laba-laba karnivora raksasa. Belum lagi, ada ancaman virus Dominion, yang akan digunakan Styx untuk memusnahkan penduduk di atas permukaan bumi dan menguasai dunia.

Mampukah Will menggagalkan rencana Styx? Benarkah ayahnya sudah tiada? Nasib dunia ada di tangan Will!

Review :

Melanjutkan cerita sebelumnya, kali ini cerita dibuka oleh Chester Rawls. Chester merasakan himpitan yang aneh dan rasa menggelitik di tubuhnya hingga akhirnya ia ingat kejadian terakhir yang menimpa dirinya, Will, Cal dan Elliot, yaitu terjatuh bebas ke dalam Pore yang tak berujung. Namun anehnya ia merasa yakin bahwa ia belum mati. Di tambah lagi ada Bartleby ―kucing Cal yang ikut dalam petualangan mereka― disampingnya, namun ia tidak merasakan keberadaan kawan-kawannya di sekitarnya.  Kini ia sedang berjuang untuk membebaskan diri dari materi semipadat yang terasa membelenggunya.

Berkilo-kilo meter di atas Chester, para Styx sedang disibukkan dengan penyelidikan dan pencarian mereka tentang keberadaan si kembar yang ikut terjatuh ke dalam Pore. Styx tua memerintahkan para Styx untuk mencari keberadaan setidaknya satu dari dua tabung virus Dominion yang dibawa cucu kembarnya itu.

Setelah berhasil terlepas dari belenggu materi seperti spons itu, Chester mengikuti jejak tali yang mengikat tubuhnya dengan teman-temannya. Ia menemukan sahabatnya, Will. Mereka menyadari bahwa sesuatu yang menahan mereka dari kehancuran saat terjatuh adalah karena mereka jatuh ke atas semacam jamur raksasa dan ditambah lagi karena gaya gravitasi yang melambatkan proses jatuh mereka. Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa mereka terjatuh sangat dalam ke inti bumi. Bersama dengan Will, mereka menemukan Elliot dan jasad Cal. Will sangat bersedih melihat kondisi adik yang belum lama ia kenal itu.

Sementara itu, Drake yang selamat dan mengamati dari atas bukit seluruh kejadian terjunnya Elliot, Will dan Chester dan kemudian disusul oleh aksi heroik Sarah Jerome membawa serta si kembar Rebecca untuk terjun menyusul anaknya, Will  a.k.a Seth, ke dalam Pore, menyadari bahwa ia tidak bisa berbuat apa-apa dan menyakini bahwa mereka pasti mati. Selain kesedihan, ia juga menyadari dengan jatuhnya si kembar berarti keberadaan virus itu juga lenyap. Namun sayangnya ia teringat dengan keberadaan bunker tempat para Styx melakukan percobaan virusnya. Dia sekarang perpacu dengan waktu agar tiba ke bungker itu lebih dahulu ketimbang para Styx untuk menghancurkannya sebelum Styx berusaha menemukan virus yang masih hidup di dalam tubuh para korban percobaanya untuk kemudian mereka biakkan ulang. Kalau begitu caranya, sia-sialah pengorbanan Sarah yang membawa serta si kembar untuk terjun ke kegelapan Pore.

Kini ibu tiri Will, Celia Burrows mulai ‘terbangun’ dari kegiatan candu nonton TV nya dan memutuskan untuk menyelidiki tentang keberadaan ibu biologis Will, suaminya, serta anak-anaknya. Ia mulai merangkai petunjuk satu persatu. Dimulai dari kunjungannya ke rumah Jean, kakaknya, dimana dia mengetahui bahwa anaknya Rebecca meninggalkan kediaman Jean begitu saja. Lalu juga berita mengenai kunjungan Will ke rumah Jean bersama Cal yang diakuinya sebagai sepupu. Namun Celia yakin, Cal pasti anak dari wanita yang mendatanginya dan mengaku sebagai ibu biologis Will, dan itu berarti Cal  adik dari Will.

Di kedalaman Pore, si kembar Rebecca mendapat pengawalan dari dua Limiter yang sebelumnya oleh Styx tua diperintahkan untuk terjun bunuh diri ke dalam Pore karena telah dianggap teledor dalam bertugas. Eeeh, tidak disangka si Limiter ternyata malah ketemu sama si kembar Rebecca.

Dalam perjalanan tak tentu arah, Will dan Chester serta Elliot yang masih tak sadarkan diri sehingga harus digendong Will sepanjang perjalanan, dan Bartleby yang terus mengikuti, bertemu dengan laba-laba-monyet, laba-laba raksasa. Saat keadaan mereka sudah terhimpit mereka diselamatkan oleh seorang wanita berusia empat puluh tahunan bernama Martha. Ternyata Martha adalah seorang Colony yang diusir lalu tinggal lama di Deeps sebelum akhirnya didorong oleh suaminya ke dalam Pore. Ia dan anaknya, Nathaniel, sudah cukup lama bertahan hidup di dunia bawah tanah Pore sampai kemudian Nathaniel meninggal karena demam di usia sembilan belas tahun. Sejak saat itu ia hidup seorang diri. Nanti Will, Chester, dan Elliot di bawa ke ‘gubug’ Martha dimana ada kebun dan suasananya digambarkan mirip rumah beneran. Haduh.. Khayalannya semakin tinggi yaa.. hhe.. Belum lagi tar ada kapal kayu dan kapal besi! Ckck.. Harus orang yang berdaya imajinasi tinggi nii yang baca. Kalo nggak, wahh, bisa-bisa skeptis terus sampe akhir cerita.. Aku aja mencoba mengikuti imajinasi si penulis, dan ya ampun, lumayan berat oey =p

Bab baru mengenai Dr. Burrows, ayah Will, muncul. Sayangnya Dr.Burrows malah bertemu dengan si kembar Rebecca dan pengikutnya. Aduhh.. Tapi waktu baca tentang perjalanan Dr.Burrows, kasiannya ni bapak-bapak, kupikir. Keadaannya cukup mengenaskan. Kaca matanya rusak, baju compang camping, belum lagi dia kelaparan hebat. Huft..

Sedangkan nanti Mrs. Celia Burrows benar-benar mengadakan penyelidikannya sendiri. Ia memeriksa barang-barang Will dan suaminya yang semakin mengarahkannya ke kehidupan bawah tanah. Ia bahkan mencari fakta-fakta yang berhubungan dengan kejadian ini dari arsip-arsip daerah. Dia bahkan bertemu dengan manusia berjubah aneh yang di deskripsikan suaminya dalam jurnalnya, beberapa kali. Celia bahkan mencari keterangan-keterangan mengenai Will dari temannya yang dulu sempat melihatnya. Sementara itu ternyata Drake sudah berada di Topsoil dan mengikuti Celia kemanapun wanita itu bergerak.

Di Pore, kesehatan Elliot semakin memburuk. Akhirnya Will dan Chester memutuskan untuk mencari ‘kapal besi’ yang diceritakan Martha untuk mencari obat-obatan bagi Elliot. Karena salah satu kembar Rebecca berhasil mengelabuhi mereka, mereka pun terpaksa pergi dengan disertai Rebecca. Yups, disini kembar Rebecca berpisah, yang satu tetap bersama Dr.Burrows sedangkan yang satu bersama Will dan kawan-kawan.

Saat kelompok Will akan pergi dari kapal besi ―yang ternyata adalah kapal selam! Ckck, kok bisa coba kapal selam ada di dalam perut bumi?? Hha..― itu, kedua kelompok ini bertemu dalam suasana tegang hingga Elliot, yang sudah kembali putih paska pengobatan yang ia dapatkan, membuat sebuah ledakan yang sayangnya mengakibatkan Will dan Dr. Burrows terpisah dari Chester, Elliot, dan Martha. Kini Will melakukan perjalanan bersama dengan ayahnya dan berharap akan bertemu kembali dengan teman-temannya, begitu juga dengan Chester dan kawan-kawan yang melanjutkan perjalanan, berdoa semoga bisa menemukan Will di dalam salah satu goa persembunyian mereka. Yang mencengangkan, Will dan ayahnya malah menemukan pelabuhan bawah tanah! Wow..

Melalui pelabuhan itu dan menunggang sebuah perahu mesin, mereka pun mengarungi sungai menuju ke hulu. Perlu berhari-hari sampai mereka tiba di sebuah pelabuhan kecil lainnya dan menemukan pintu yang menghubungkan dengan Topsoil. Okelah.. Ternyata tidak mustahil kan kembali ke permukaan, apalagi dari Pore.. Di London, Will dan ayahnya bertemu dengan Drake lagi namun Dr. Burrows tidak sepenuhnya mempercayainya. Tapi apa yang salah dengan Drake?? Drake bahkan membantu Will serta ayahnya untuk bertemu dengan Mrs. Burrows lagi. Disini emosi ibu dan anak ini terlihat jelas. Akhirnya mereka menyadari akan kasih sayang mereka masing-masing. Telat yaa..

Menurut rencana, mereka ―Will dan Dr.Burrows― akan kembali masuk ke Dunia Bawah dan mencari Chester dkk. Bisakah mereka menemukannya?? Oh ya, mereka menemukannya! Tapi berkat Dr.Burrows, kini Will harus berpisah lagi dengan Chester. Dr.Burrows, Will dan Elliot terjatuh semakin dalam ke perut bumi sedangkan Chester dan Martha kembali ke Topsoil dengan bantuan jejak yang Will tinggalkan. Dan tahukah kalian teman-teman, Will dan rombongan menemukan ‘matahari kedua’! Ckck.. Rupanya imajinasi sang pengarang sangat hebat! Di dalam dunia imajinasi buatannya, bumi kita ini punya dua permukaan! Di dalam buku, dunia ini diibaratkan sebagai sebuah kelapa, dimana di kedua sisinya ―permukaan luar dan dalam― itu ada kehidupan. Bahkan inti bumi kita ini adalah sang matahari kedua! Wow..

Terlepas dari imajinasi tingkat tingginya, aku sangat suka buku ketiga seri Tunnels ini. Ceritanya lebih lancar dan beralur cepat, nggak seperti dua buku sebelumnya, terutama buku kedua yang paling kerasa bosennya.. Selain itu cerita di buku ini diambil dari banyak sisi, terutama Will dan teman-temannya, si kembar Rebecca dan Dr.Burrows, Drake yang berjuang menghentikan virus Dominion dan menjelajah Topsoil, Mrs. Celia Burrows yang mencari penyebab hilangnya keluarganya, dan sesekali tentang gerak-gerik para Styx dalam melancarkan aksinya. Pokoknya lebih asik lah.

Dan hei ingat, ceritanya belum berakhir disini. Masih ada buku ke empatnya nii.. Iyalah.. Apalagi kalo ngebaca akhir cerita Freefall ini. Ngaantungg.. Dr.Burrows melihat sebuah pesawat terbang! Di perut bumi pula! Oh oh.. Bagaimana bisaaa?? Yuk kita cari tahu di buku ke empatnyaa..

Ratingku buat novel ini : 7,8

 
Leave a comment

Posted by on June 24, 2011 in High Fantasy

 

you have a comment? just write here and post it ^^,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: