RSS

Bartimaeus Trilogy 3 – Ptolemy’s Gate

17 Jun

  • Pengarang               :    Jonathan Stroud
  • Genre                      :    Magic, Adventure
  • Tebal                       :    576 hlm ; 20 cm
  • Penerbit                   :    Gramedia
  • Harga                      :    55.000 IDR
  • Pertama terbit          :    29 September 2005
  • Cetakan                   :    September 2007
  • Tanggal Beli             :    9 November 2009

Dua ribu tahun telah berlalu sejak jin Bartimaeus berada di puncak kejayaannya—tak terkalahkan dalam pertempuran dan berteman dengan sang empu penyihir, Ptolemy. Sekarang, karena ia terperangkap di Bumi dan diperlakukan seenaknya oleh masternya, Nathaniel, energi Bartimaeus memudar dengan cepat.

Sementara itu, di dunia bawah tanah London, Kitty Jones yang buron diam-diam melakukan riset tentang sihir dan demon. Ia punya rencana yang diharapkannya akan menyudahi konflik berkepanjangan antara jin dan manusia.

Nathaniel, Kitty, dan Bartimaeus pun harus membongkar konspirasi mengerikan dan menghadapi ancaman paling berbahaya sepanjang sejarah ilmu sihir.

Review :

Oke, kita masuk ke buku ketiga dari seri Bartimaeus Trilogy, Ptolemy’s Gate. Lagi-lagi dengan senang hati  aku harus bilang, novel yang BAGUS! Hhe.. Bahkan saat novel ini berakhir, tidak bisa dicegah buat aku tidak berkomentar, “yah, kok selesai sih?? Serius nii??” Karena memang waktu akhir-akhir cerita aku semakin menyukai novel ini..

Di buku ini, terdiri dari lima bagian dan di setiap awal bagian kita disuguhi cerita perjalanan Bartimaeus saat bekerja dengan Ptolemy. Aku sangat suka mengikuti perjalanan kisah mereka. Karakter Ptolemy pun aku sangat suka. Bocah kecil yang baik hati dan berambisi positif. Dari setiap potong cerita ini, aku bisa merasakan seberapa besar Bartimaeus menghormati Ptolemy, majikannya dahulu kala di Alexandria tahun 125 SM. Itulah kenapa sejak buku pertama, Bartimaeus sangat suka memakai wujud Ptolemy saat ia harus berwujud manusia. Bab satu, Bartimaeus yang mengisi cerita. Baru bab awal kita sudah dihadapkan dengan kekonyolan dan kelucuan Barty. Aku suka Barty! Hhaha..

Nah, kali ini tokoh utama kita, Nathaniel alias Mr. john Mandrake sudah berusia tujuh belas tahun dan digambarkan sangat tampan, berkedudukan sosial tinggi, misterius, sopan, berwibawa, memesona dan yang jelas, menjadi semacam idola oleh wanita-wanita kaum elite. Aku aja sampai mengimajinasikan sosok Nathaniel adalah sosok yang… Wah! Keren dan pujaan hati banget =D Apalagi sekarang ia menjabat sebagai Menteri Penerangan setelah sempat menjadi Kepala Departemen Urusan Dalam Negeri sejak ia mengalahkan golem, kurang lebih tiga tahun yang lalu.

Kini Bartimaeus semakin lemah karena sudah dua tahun ini ia terjebak dengan Nathaniel. Majikannya itu melarang Barty kembali ke Dunia Lain bahkan hanya sekedar untuk beristirahat. Ia terus menerus mendapat perintah dari Nathaniel, bahkan sekarang ia tidak mendapat hak istimewa lagi untuk setidaknya bicara empat mata dengan Nathaniel. Setiap kali dipanggil, ia selalu dikumpulkan bersama dengan serombongan budak yang lain. Karena jengkel, Barty selalu berusaha keras untuk membuat Nathaniel jengkel juga. Kalau jin-jin yang lain selalu berwujud sosok yang menyeramkan saat dipanggil Nathaniel, Barty malah berwujud menyerupai Kitty Jones, gadis anggota Resistance yang diburu Nathaniel beberapa tahun yang lalu. Gadis yang diduga telah mati itu selalu menganggu hati nurani Nathaniel. Tiap kali Nathaniel melihat Barty menjadi Kitty, wajahnya selalu memerah, marah, salah tingkah, sombong dan malu pada saat bersamaan. Aiihh.. Aku jelas yakin kalau Nathaniel punya feeling sama Kitty🙂 Sayangnya ia tidak tahu kalau Kitty sebenarnya tidak meninggal saat perkelahian dengan  Golem. Saat itu Kitty bertindak heroik tanpa memikirkan diri sendiri dan ―yang membuat Barty jengkel― malah menyelamatkan si Nathaniel lalu ia pergi diam-diam. Hanya Barty yang sempat bertemu dengan Kitty sebelum hadis itu menghilang. Sebenarnya nanti Barty dan Kitty memiliki ikatan yang lebih erat dari yang Nathaniel duga. Kitty dan Barty jadi semacam bersahabat. Iyalah, soalnya Barty mengagumi Kitty karena gadis itu mengingatkannya pada sosok Ptolemy tersayang. Oh, Barty..

Sementara itu, Kitty Jones sedang mendalami ilmu sihir. Ia sekarang memiliki seorang master yang tidak tahu menahu mengenai identitas asli Kitty. Semenjak kematian Kitty Jones dilaporkan dan diterima, serta pihak berwajib menutup arsip kasusnya, ia memakai dua identitas yang berbeda. Mr. Hyrnek, ayah Jakob, membuatkan Kitty 2 identitas palsu beserta surat-suratnya. Kini namanya Clara Bell atau Lizzie Temple. Ia memakai identitas Lizzie Temple didepan masternya, Mr. H. Button, seorang penyihir berbakat namun miskin dan sangat mencintai buku. Dibawah arahannya Lizzie bekerja dan belajar dengan tekun.

Petualangan kedua remaja dan Jin ini sangat keren. Kisahnya sangat ―sangat― fantastis. Heu, aku sampe bingung gimana mau kasih komentarnya karena serius, sumpa, percayalah, buku ini adalah buku yang, WOW! Kuharap komentarku ini bisa meyakinkanmu buat membacanya. Apalagi akhir ceritanya, huaaaa, aku aja sampe nggak percaya akhir ceritanya gitu, aku nggak percaya! Barty…! Aku jatuh cinta sama Barty! Jonathan Stroud, engkau sangat sukses membawakan cerita yang keren abis. Nathaniel, Kitty dan Barty, aku cinta kalian! Tapi maaf, aku lebih cinta sama Barty!!🙂

Satu lagi kata dariku tentang Bartimaeus Trilogy, Amazing Books!

Ratingku buat novel ini : 9!

 
Leave a comment

Posted by on June 17, 2011 in Magic

 

you have a comment? just write here and post it ^^,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: