RSS

Inkworld 1 – Inkheart

23 May

  • Pengarang               :    Cornelia Funke
  • Genre                      :    Adventure
  • Tebal                       :    536 hlm ; 23 cm
  • Penerbit                   :    Gramedia
  • Harga                      :    58.000 IDR
  • Pertama terbit          :    23 September 2003
  • Cetakan ke-1            :    Januari 2009
  • Tanggal Beli             :    *

Mo―ayah Meggie―memiliki kemampuan ajaib: ia bisa mengeluarkan tokoh-tokoh dari buku yang dibacanya. Sayangnya, kehadiran mereka ternyata harus ditukar dengan manusia-manusia di dunia nyata.

Sembilan tahun yang lalu, Mo membaca Tintenherz. Tanpa sengaja ia memunculkan berbagai tokoh jahat buku itu, dan membuat ibu Meggie lenyap karena masuk ke buku. Capricorn dan Basta, dua tokoh jahat dari buku tersebut, lantas menculik Mo karena ingin Mo memunculkan lebih banyak lagi tokoh jahat dari Tintenherz. Termasuk sang Bayangan, monster menakutkan yang akan bisa membunuh semua musuh Capricorn. Capricorn juga menyuruh Mo mengeluarkan harta dari berbagai buku untuk membiayai kejahatannya di dunia ini.
Maka bermunculanlah tokoh dari berbagai buku, termasuk Tinker Bell dari buku Peter Pan, Farid dari Kisah Seribu Satu Malam, troll, goblin, bahkan si prajurit timah.
Situasi makin rumit karena Meggie ternyata memiliki kemampuan yang sama dengan ayahnya!

Review :

Cerita yang unik. Siapa yang sangka kalo dia bisa mengeluarkan tokoh-tokoh dari buku cerita? Siapa sangka kalo ia dapat membuat sebuah karakter ciptaan bisa menjadi sesosok manusia nyata? Siapa sangka? Bahkan itu semua berharga sangat mahal. Satu jiwa mengantikan satu karakter ciptaan. Termasuk ibu Meggie salah satunya. Mortimer ―atau Mo― harus kehilangan istrinya akibat perbuatan yang ia lakukan tanpa sengaja. Ia harus membesarkan putrinya seorang diri dengan tumpukan buku-buku sebagai penolongnya sejatinya.

Seperti ayahnya, Meggie sangat mencintai buku. Dan ternyata, seperti bibinya, Elinor, ia sangat memuja  buku. Bahkan bibinya memiliki sebuah rumah yang penuh buku! Dan ini membuat Meggie sangat bahagia berada di antara jutaan buku. Sayang bibinya tidak terlalu suka anak-anak..

Suatu hari, Maggie dan ayahnya mendapatkan tamu tengah malam. Staubfinger ―Tangan Debu― begitu Mo memanggilnya. Maggie tidak tahu menahu mengenai Staubfinger,  dan ternyata orang ini datang untuk memperingatkan Mo tentang kedatangan seseorang bernama Capricorn ―satu lagi orang yang tidak Meggie kenal. Setelah kedatangan orang inilah, Mo memutuskan untuk pergi dari rumah (lagi) dan kali ini dengan alasan mengunjungi bibi Elinor yang lama tidak mereka jumpai. Meggie hanya pasrah setiap kali harus mengikuti ayahnya berkelana.

Perlahan, hubungan antar tokoh semakin jelas. Ternyata sejak Capricorn dan anak buahnya keluar dari buku, mereka terus mengejar Mo untuk menggunakannya sebagai media ‘lahirnya’ Sang Bayangan yang sangat berbahaya. Sementara itu, Staubfinger sangat ingin kembali kedalam buku. Ya ampun, jadi intinya buku ini bercerita mengenai buku! Hhaha.. Ide cerita yang unik kan?

Nah, nanti sayangnya Mo, Meggie dan Elinor tertangkap sama Capricorn. Lelaki itu memaksa Mo agar membaca sebuah buku mengenai harta karun dan mengeluarkan harta itu. Dari buku lain, Kisah Seribu Satu Malam, Mo tidak sengaja mengeluarkan Farid yang nanti belakangan akan terus mengikuti kemana cerita ini berjalan. Mo, Meggie, Elinor dan Farid berhasil kabur berkat Staubfinger. Mo, Meggie dan Farid pergi untuk menemui sang penulis buku Tintenherz, Fenoglio, mencari tahu apakah ia masih memiliki salinan buku itu karena ternyata Capricorn sudah memburu setiap buku Tintenherz yang ada lalu memusnahkannya agar suatu ketika Mo tidak bisa mengembalikan dirinya ke dalam buku. Sayangnya nanti malah Meggie dan Fenoglio kembali tertangkap sama Capricorn dan menggunakannya sebagai umpan untuk memancing Mo.

Di lain pihak, yang menyedihkan adalah saat Elinor kembali ke rumahnya dan menemukan ternyata semua bukunya telah di acak-acak dan dibakar. Ya ampun, kebayangkan gimana perasaannya kalau harta yang paling ia cintai direnggut darinya dengan biadab? Huft.. Kasihan..

Ternyata, selama menanti Mo, Capricorn menemukan fakta bahwa Meggie juga memiliki kemampuan yang sama dengan Mo! Akhirnya Meggie lah yang harus menjalani upacara ‘kebangkitan’ Sang Bayangan. Ia harus membaca sebuah buku di depan Capricorn dan anak-anak buahnya untuk mengeluarkan Sang Bayangan. Untungnya, Meggie dan Fenoglio memiliki rencana brilian untuk menggagalkan rencana. 

Aku suka buku ini. Aku suka ide ceritanya.. Aku bahkan sudah nonton filmnya. Yups. Novel ini memang sudah difilmkan tahun 2008 yang lalu. Film dengan judul Inkheart itu di produksi oleh New Line Cinema dengan durasi 106 menit. Para pemainnya adalah Brendan Fraser sebagai Mo Folchart, Eliza Bennett sebagai Meggie Folchart, Helen Mirren sebagai Elinor Loredan, Sienna Guillory sebagai Resa, Paul Bettany sebagai Dustfinger/Staubfinger kalo dibuku,  dan Andy Serkis sebagai Capricorn.

Brendan Fraser kalian pasti tahu kan dia pemain di film apa? Betul sekali. Dialah yang main di The Mummy. Dia juga main di The Air I Breathe dan Journey to the Center of the Earth. Wah, akting dia ni nggak usah di pertanyakan lagi. Mantap lah pokoknya! =D

Kalau cewek kelahiran 1992, Eliza Bennett ini dia main di Nanny McPhee dan The Prince and Me. Aku suka Nanny McPhee. Hhe.. Nah kalo Helen Mirren, aduh, nggak usah dipertanyakan juga nii. Beliau ini termasuk aktris senior, dia aja udah main di kurang lebih 106 judul film. Ckck.. Yang terakhir, dia main film berjudul RED bareng Bruce Willis. Tau kan film ituu?

Sienna Guillory, awalnya aku ngerasa pernah lihat dia di film apa gitu. Ternyata memang dia yang main di Eragon sebagai Arya. Daaan, ternyata dia juga main di Resident Evil. Hew.. Kalau Paul Bettany tu juga sering terdengar namanya. Dia yang main di film Legion sebagai tokoh utama sedangkan kebanyakan dia sebagai pemain penyerta, ada A Beautiful Mind , Firewall , The Da Vinci Code , The Secret Life of Bees , dan yang terakhir aku tonton The Tourist. Kalo Andy Serkis ini nih, dia yang jadi Gollum/Smeagol di The Lord Of The Rings. Hhihi.. Dia juga main di The Prestige, KingKong sama Alex Rider.

Sebenarnya film-film yang aku sebutin dari masing-masing tokoh ini cuma ku ambil yang pernah kutonton aja. Hhe.. Jadi intinya, mereka masih banyak main di film lainnya. Kalau mengenai film Inkheart sendiri aku nggak banyak komen lah. Walaupun ada perbedaan dengan bukunya di sana-sini, tapi selebihnya aku suka🙂

Ratingku buat novel ini : 7,6

 
3 Comments

Posted by on May 23, 2011 in Magic

 

3 responses to “Inkworld 1 – Inkheart

  1. Novita

    May 28, 2011 at 8:35 pm

    aku belum baca seri inkheart ini.banyak yg bilang bagus,tp aku nonton filmnya kok terasa flat gitu ya meski berliku2 ceritanya.

     
  2. koleksinovelku

    June 4, 2011 at 7:57 pm

    buat novel fantasi, novel satu ini menurutku lumayan asik kok, walaupun tidak benar” kurekomendasikan sih.. jadi buat selingan aja, tapi juga tidak mengecewakan..

     
  3. Lupa

    December 12, 2012 at 11:28 am

    Inkdeath (buku 3) published 30 januari 2013…

     

you have a comment? just write here and post it ^^,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: