RSS

Percy Jackson & The Olympians 2 – The Sea Of Monsters

15 May

  • Pengarang               :    Rick Riordan
  • Genre                      :    Fantasy, Mythology, Adventure
  • Tebal                       :    370 hlm ; 20 cm
  • Penerbit                   :    Mizan Fantasi
  • Harga                      :    44.000 IDR
  • Pertama terbit          :    2006
  • Cetakan ke-4            :    Mei 2010
  • Tanggal Beli             :    22 Juni 2010

Setelah menghabiskan musim panas lalu berjuang mencegah meletusnya peperangan besar antar para dewa dengan mencari petir asali Dewa Zeus, Percy Jackson ternyata belum bisa menikmati ketenangan. Kali ini dia kewalahan menghadapi teman barunya, Tyson, anak tunawisma berbadan besar dengan tingkah seperti anak kecil yang selalu mengekor Percy ke mana pun dia pergi. Lalu tiba-tiba Annabeth datang membawa kabar buruk: Perkemahan Blasteran—satu-satunya tempat perlindungan bagi anak-anak setengah dewa—terancam dikuasai oleh para monster. Seolah-olah belum cukup, pesan mimpi juga datang pada Percy yang menyiratkan sahabatnya Grover tengah dalam bahaya.

Tak tanggung-tanggung, untuk menyelamatkan Perkemahan Blasteran dan menemukan sahabatnya, Grover, Percy harus mengarungi Lautan Monster, tempat mengerikan yang dihindari oleh pelaut waras mana pun. Dan dalam perjalanannya kali ini, ramalan yang disimpan rapat-rapat oleh Chiron dan para dewa dari Percy pun perlahan-lahan mulai terkuak.

Review :

Dulu waktu aku baca novel ini kayak orang kesetanan. Hhe.. Dalam artian aku nggak berhenti-berhenti, terus-terusan membalik tiap halamannya. Aku baca seri pertama juga lumayan cepet, makanya hari berikutnya setelah selesai baca aku langsung ke toko buku lagi buat beli seri keduanya. Cuma, waktu selesai seri ini aku nggak sempat-sempat buat beli yang buku ke tiga, makanya agak ada jeda bacanya.

Awal cerita dimulai dengan mimpi Percy mengenai Grover. Di mimpi itu Grover sedang berlari ketakutan dan menghindari sesosok makhluk yang tidak bisa Percy lihat. Tapi Percy tahu, temannya itu sedang dalam bahaya.

Setting waktu awal cerita adalah hari terakhir sekolah, dan yang menakjubkan, Percy hampir berhasil melewati satu tahun sekolahnya di kelas tujuh tanpa kekacauan yang membuatnya harus dikeluarkan dari sekolah. Hampir. Di seri ke dua kali ini Percy mendapat seorang teman baru. Namanya Tyson. Dan di jam pelajaran olahraga, Tyson yang berbadan besar tapi cengeng dan sering dikerjain abis-abisan oleh gangster sekolah bernama Matt Sloan, mengatakan bahwa ia tidak menyukai kroni Matt Sloan karena berbau aneh. Percy baru mengerti maksud Tyson saat keenam kroni Matt berubah jadi Monster Laistrygonian, monster berbadan raksasa. Terjadi kekacauan di gymnasium, kebakaran dan kehancuran dimana-mana. Saat para guru datang, Percy lah yang jadi kambing hitam. Itulah kenapa ia dan Tyson segera kabur menyusul Annabeth yang sempat menolongnya.

Kalau Percy mendapat mimpi mengenai Grover, Annabeth ternyata bermimpi buruk mengenai perkemahan. Bersama Tyson, mereka bertiga menuju Perkemahan Blasteran dengan sebuah taksi magis yang dikendarai oleh tiga wanita tua ―yang disebut Abu-Abu Bersaudara― dengan satu mata bagi mereka bertiga. Di bagian ini, aku selalu tertawa. Lucu juga di ceritakan ada tiga wanita tua, yang bernama Prahara, Tawon dan Gusar, dan mereka hanya memiliki satu mata dan satu gigi untuk bersama. Jadi mereka sering berebut mata dan gigi. Belum lagi cara nyetir taksi mereka yang, wew, mencemaskan.

Sesampainya mereka di dekat Bukit Perkemahan, mereka langsung menyadari ada yang tidak beres. Sedang terjadi penyerangan terhadap Para Pekemah. Annabeth, Percy dan Tyson segera turun tangan untuk menolong.

Diketahui kemudian bahwa ternyata pohon Thalia, pohon pinus yang sudah bertahun-tahun melindungi perkemahan, telah diracuni. Thalia adalah Putri Zeus yang diubah nya menjadi pohon karena anaknya itu sedang sekarat setelah di serang oleh Monster. Jadi dengan kata lain, sebenarnya Thalia dan Percy adalah anak yang tidak seharusnya lahir, dilihat dari sisi perjanjian Zeus, Poseidon dan Hades mengenai sumpah mereka yang tidak akan pernah memiliki anak dari manusia lagi.

Karena pohon Thalia diracuni, Chiron, sang penanggung jawab Perkemahan di bebas tugaskan karena telah dianggap lalai. Sementara ini jabatannya diambil alih oleh Pak D, Dionysus, Dewa Anggur yang ditunjuk Zeus sebagai program hukuman bagi Dionysus karena telah mengjar-ngejar peri pohon terlarang. Sayangnya Pak D tidak pandai dalam mengambil hati anak-anak didiknya. Percy malah tidak menyukainya karena dinilai tidak cakap dan menyebalkan. Belum lagi ternyata Percy tidak diperbolehkan untuk pergi menjalani misi bersama teman-temannya.

Suatu malam, ia bertemu Hermes, Dewa Pencuri, Pengantar Pesan dan Pengembara. Mereka mengobrol dan Hermes memberi Percy hadiah yang kelak digunakan Percy dalam keadaan darurat. Hermes juga memberi perlengkapan berkelana untuk tiga orang dan memberi waktu lima menit untuk mengambil keputusan mengenai perjalan untuk menemukan Grover dan Bulu Domba untuk kesembuhan pohon Thalia. Annabeth dan Tyson tiba saat Hermes menghilang. Tidak lama kemudian terdengar bunyi para Harpy mengejar anak-anak yang menyelinap dari Perkemahan. Mereka bertiga memutuskan untuk kabur melalui laut menuju sebuah kapal dengan bantuan Poseidon untuk mencapainya. Kapal itu bernama Putri Andromeda dan ada sesuatu yang aneh mengenainya. Dari sinilah petualangan Annabeth, Percy dan Tyson dimulai. Mereka harus mencari Bulu Domba, menyelamatkan Grover, dan yang terpenting mereka akan berhadapan dengan Luke, yang telah menghianati para Dewa dan memihak para Titan dengan alasan ia membenci para Dewa, terutama ayahnya, Hermes.

Ratingku buat novel ini : 8,2

 
Leave a comment

Posted by on May 15, 2011 in Mythology

 

you have a comment? just write here and post it ^^,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: