RSS

Man And Boy

06 May

  • Pengarang               :    Tony Parsons
  • Genre                      :    Drama
  • Tebal                       :    472 hlm ; 20 cm
  • Penerbit                   :    Gramedia
  • Harga                      :    49.500 IDR
  • Pertama terbit          :    1999
  • Cetakan                   :    November 2007
  • Tanggal Beli             :    2 September 2009

“Mengapa banyak lelaki berselingkuh? Karena mereka punya kesempatan. Berselingkuh juga berarti seks tanpa komitmen. Dan nikmatnya seks tanpa komitmen jangan pernah dianggap remeh. Yang kulakukan sekarang adalah seks tanpa komitmen yang tersedia di depan mata. Itulah yang paling menarik bagiku.” 

Maka Harry Silver pun berselingkuh. Cuma sekali. Tapi apakah kalau cuma sekali, cuma semalam, bisa dimaafkan dan dilupakan begitu saja? 
Harry sudah memiliki segalanya: istri yang cantik, putra yang tampan, pekerjaan bergengsi di televisi. Tapi perselingkuhan semalam sudah cukup untuk membuat ia kehilangan segalanya. Dan ia pun harus mempelajari lagi apa sebenarnya arti cinta dan kehidupan.

Review :

Bagian yang aku suka dari buku ini adalah penggambaran cerita yang sangat realistik dalam artian hal seperti ini sangat mungkin terjadi di kehidupan kita. Buktinya tidak sedikit kasus perselingkuhan seperti ini terjadi. Hanya saja yang menarik perhatianku, kalau di buku umumnya diambil dari sudut pandang wanita yang menjadi korban dari suami berselingkuh. Namun buku ini mengambil sudut pandang Harry Silver, lelaki yang bermasalah dengan komitmen dan kesetiaan. Buku ini seolah curahan hatinya, bagaimana rumitnya hidup setelah melakukan suatu kesalahan fatal akibat kebrengsekannya.

Aku tidak bisa bilang simpatik terhadap lelaki ini, toh bagaimana ia bisa mengalami hal-hal yang menyedihkan ini semua juga karena sikapnya yang menyebalkan. Siapa suruh selingkuh?? Tapi itulah manusia. Sifat tidak pernah puas akan apa yang sudah dimilikinya sangatlah tergambar melalui tokoh satu ini.

Di cerita ini yang sungguh menyita perhatianku adalah si kecil Pat, anak Harry dan Gina. Malangnya bocah itu. Bagaimana hubungan Pat dengan neneknya dan kakeknya sangatlah menyentuh. Apalagi saat Kakeknya meninggal. Ya ampun..

Satu lagi, aku sangat suka dengan sebuah nasihat dari ibu Harry, “…Resiko mencintai seseorang adalah kita harus merelakannya. Kalau kau mencintai seseorang, kau tidak menganggap mereka sekedar bagian dirimu. Kau tidak mencintai mereka demi dirimu sendiri. Cinta berarti tahu kapan saatnya melepas kepergian mereka yang kau cintai.”  Wew…

Seperti yang sudah bisa di tebak, tentu saja akhir cerita Happy Ending.  Harry bercerai dengan Gina dan dia mulai menjalin hubungan dengan Cyd, wanita selingkuhannya sedangkan hak asuh Pat jatuh pada Gina. Biar bagaimana pun Gina pasti memiliki peluang sangat besar untuk mendapatkan hak asuh karena selain si anak masih kecil, status ibu kandung lah yang diutamakan dalam merawat anak. Tapi tetap saja, malangnya Pat.. Semoga angka kejadian kasus seperti ini di kehidupan nyata bisa lebih di tekan. Soalnya kasihan anak korban orang tua yang bercerai, bakalan menganggu kondisi mental mereka kan.. Hai para orang tua, jadilah orang tua panutan yaa.. orang tua yang bertanggung jawab dan penyayang🙂

Ratingku buat novel ini : 7

 
Leave a comment

Posted by on May 6, 2011 in Drama/Romance

 

you have a comment? just write here and post it ^^,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: