RSS

Gallagher Girls 1 – I’d Tell You I Love You, But Then I’d Have To Kill You

24 Apr

  • Pengarang               :    Ally Carter
  • Genre                      :    Spy, Mystery
  • Tebal                       :    320 hlm
  • Penerbit                   :    Gramedia
  • Harga                      :    38.000 IDR
  • Pertama terbit          :    2006
  • Cetakan                   :    Agustus 2009
  • Tanggal Beli             :    *

Cammie Morgan mungkin cewek genius, menguasai empat belas bahasa, jago mengurai kode rahasia tingkat tinggi, dan merupakan “harta” berharga CIA. Kadang ia bahkan merasa dirinya bisa menghilang. Untungnya, di Akademi Gallagher hal itu dianggap keren. Jelas saja, karena Akademi Gallagher sebenarnya sekolah mata-mata top secret.

Tapi soal cowok, Cammie benar-benar idiot. Ia nggak berkutik waktu Josh yang superkeren terang-terangan menatapnya di karnaval kota Roseville. Padahal saat itu Cammie sedang menjalankan misi Operasi Rahasia-nya yang pertama, padahal teman-teman sekelasnya pun nggak bisa melihat keberadaannya. 
Siapa cowok itu? Haruskah ia memeriksa sidik jari Josh, mengintai dan menyamar, mengerahkan kemampuan mata-matanya untuk menyelidiki cowok itu? Meskipun tahu Gallagher Girls nggak boleh berhubungan dengan cowok-cowok lokal di Roseville, Cammie sepertinya nggak bisa menolak daya tarik Josh, karena satu fakta penting ini: Josh melihatnya saat nggak seorang pun bisa melihatnya.

Review :

Wew, cerita remaja dengan tema mata-mata cukup menarik perhatian. Apalagi si tokoh utama di gambarkan genius dan memiliki teman-teman yang nggak kalah cerdik. Kehidupan sekolah asrama yang di kenal dengan Akademi Gallagher untuk Wanita Muda Berbakat ini juga di ceritakan seolah memang sekolah seperti itu memang ada di kehidupan nyata. Well, atau memang ada?? Siapa yang tahu..

Yang menarik, sekolah ini berkedok sebagai sekolah asrama untuk anak-anak perempuan genius. Padahal aslinya ini adalah sekolah mata-mata yang mengajarkan cara membuat kode tingkat tinggi dan menguasai empat belas bahasa, belum lagi nanti saat mereka membicarakan teknologi tinggi mata-mata yang, wow, aku suka penjabarannya. Ally Carter pintar dalam membuat kita seolah berkecimpung di dalam ceritanya. Setidaknya aku menikmatinya.

Teruatama mengenai konflik Cammie, si tokoh utama, dengan cowok yang ia sukai dan sayangnya cowok itu hanya cowok sipil, cowok lokal di Roseville. Ia tahu ia tidak boleh berhubungan dengan cowok itu, Josh, tetapi ia sangat tertarik padanya. Hingga akhirnya sebuah kebenaran lah yang memisahkan mereka.

Heuu.. Sayang sekali..

Ratingku buat novel ini : 8,4

 
Leave a comment

Posted by on April 24, 2011 in Spy

 

you have a comment? just write here and post it ^^,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: