RSS

Prophecy Of The Sisters

22 Apr

  • Pengarang               :    Michelle Zink
  • Genre                      :    Dark Fantasy
  • Tebal                       :    360 hlm ; 20 cm
  • Penerbit                   :    Matahati
  • Harga                      :    54.800 IDR
  • Cetakan                   :    Maret 2011
  • Tanggal Beli             :    9 April 2011

Sepeninggal sang ayah, serangkaian kejadian aneh menimpa Lia Milthorpe dan saudara kembarnya, Alice.

Diawali munculnya sebuuah tanda di pergelangan tangan Lia dan berubahnya sikap Alice, mereka baru sadar terlibat ramalan kuno yang menyebabkan mereka menjadi musuh satu sama lain.

Dengan bantuan dua sahabatnya, Sonia dan Luisa, Lia mempelajari isi ramalan kuni dan baru menyadari malapetaka yang dapa ditimbulkannya. Mereka harus mencari empat Kunci yang dapat mencegah malapetaka itu. Dan Lia harus segera bertindak, sebelum Alice merintanginya…

Review :

Pertama, aku salut sama Michelle Zink. Aku suka gaya bahasa yang digunakan, sangat elegan, sesuai dengan setting waktu cerita yang ia bawakan yaitu akhir abad ke-18. Cerita mengalir sangat ringan namun penuh misteri.

Cerita dimulai dengan pemakaman ayah Amalia, Alice dan Henry Milthorpe. Lia dan Alice adalah si kembar berusia kurang lebih 16 tahun yang berasal dari keluarga kaya. Adik laki-laki mereka, Henry, yang masih berusia 10 tahun tidak dapat menggunakan kakinya semenjak ia lahir. Kini, setelah ayah mereka meninggal, Lia dan adik-adiknya tinggal dengan Bibi Virginia, kembaran dari ibu mereka yang sudah meninggal 10 tahun yang lalu.

Beberapa hari setelah pemakaman, James  ―sahabat Lia dan anak dari penyusun katalog untuk perpustakaan keluarga Milthorpe― menemukan sebuah buku aneh di belakang susunan buku. Buku itu  hanya terdiri dari selembar halaman yang membicarakan tentang dua saudari yang memiliki takdir berbeda. Aku bingung mau nyebutnya apa, tapi itu kayak semacam ramalan..

Nah, disamping tanda pergelangan tangan Lia mulai terbentuk jelas dan mengerikan, Lia menemukan perubahan sikap Alice yang aneh. Lia memergoki Alice sedang melakukan semacam ritual di Kamar Gelap, kamar dimana ibunya dulu sering menyendiri dan tempat dimana ayahnya juga ditemukan meninggal. Padahal selama ini ayahnya sangat jarang mengambah Kamar Gelap itu, terutama sejak kematian istrinya tercinta.

Seiring berjalannya waktu Lia tahu ternyata temannya, Luisa dan Sonia, juga memiliki tanda yang sama di pergelangan tangan mereka tapi bedanya mereka sudah menyandangnya sejak kecil sedangkan Lia sejak ayahnya meninggal. Bersama, mereka bertiga pun mencari tahu bagaimana takdir hidup mereka sesungguhnya.

Ada satu saat paling mengejutkan, dimana kita merasa yakin akan pemahaman yang selama ini sudah ditanamkan oleh Zink kepada kita ternyata dengan mudahnya ia balikkan. Di luar dugaan tentu saja. Tapi itulah kelebihan cerita ini, seolah kembali ke awal, kita harus menyusun dan menebak ulang jalan ceritanya. Wew..

Ratingku buat novel ini : 7,6

 
Leave a comment

Posted by on April 22, 2011 in Magic

 

you have a comment? just write here and post it ^^,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: