RSS

The Host

15 Apr

    • Pengarang               :    Stephenie Meyer
    • Genre                      :    Fantasy Adventure
    • Tebal                       :    776 hlm
    • Penerbit                   :    Gramedia
    • Harga                      :    99.900 IDR
    • Pertama terbit          :    2008
    • Cetakan                   :    Juli 2009
    • Tanggal Beli             :    9 Agustus 2009

Melanie Stryder menolak dilenyapkan.

Bumi dikuasai musuh tak kasatmata dan manusia dijadikan inang oleh para penguasa ini. Otak mereka diambil alih sementara tubuh mereka meneruskan kehidupannya yang lama, seolah-olah tak ada yang berubah. 

Ketika Melanie tertangkap, tubuhnya diberikan kepada Wanderer, sang “jiwa” pengelana yang menjadi penguasa barunya. Wanderer telah diperingatkan mengenai berbagai tantangan yang akan dihadapinya dengan hidup dalam inang manusia: luapan emosi, perasaan yang melimpah, dan ingatan yang teramat kental. Namun ada satu yang 

tak pernah dibayangkan Wanderer: penguasa lama tubuh ini—Melanie Stryder—menolak menyerahkan benaknya sepenuhnya.

Wanderer menyelidiki pikiran-pikiran Melanie, berharap mengetahui di mana keberadaan segelintir manusia yang masih bersembunyi. Namun tanpa disadarinya, Melanie malah memenuhi pikiran Wanderer dengan sosok Jared, laki-laki yang dicintainya dan masih hidup dalam persembunyian. Perlahan namun pasti, Wanderer mulai mendambakan dan menginginkan Jared, dan bersama Melanie ia memutuskan untuk memulai perjalanan panjang mencari laki-laki yang sama-sama mereka cintai itu.

Pendapatku :

First of all, aku suka cover bukunyaaa… keren!

And the second, aku mau memuji Stephenie Meyer. Wow. Dia penulis yang bener-bener berbakat. Meyer ini paling pintar dalam menciptakan tokoh dengan karakter yang kuat. Aku aja sampe kagum. Belum lagi dengan kemampuannya menciptakan sebuah cerita yang imajinatif dan kreatif. Tema cerita yang diambilnya sangat umum, yaitu invasi alien. Hanya saja pengembangan cerita alien ini lah yang bagus. Dalam dunia Meyer, alien yang menginvasi umat manusia di bumi ini disebut ‘jiwa’ yang mana sangat mencintai kedamaian dan tidak mengenal kekerasan. Itulah kenapa muncul kelompok pemberontak yang anggotanya adalah mereka manusia-manusia yang belum ‘berubah’ dan keberadaan manusia ini mulai langka.

Satu hal yang membedakan manusia dengan mereka yang telah di invasi ‘jiwa’ adalah terdapat sebuah gambaran cincin yang melingkari pupil mata mereka.

Konflik yang disajikan dalam novel ini beragam, belum lagi dengan konflik batin antara Wanderer ―si ‘jiwa’― dan Melanie ―inang Wanderer yang tidak mau menyerahkan tubuhnya pada Wanderer. Mereka berdua berbagi tubuh dan benak namun memiliki pikiran masing-masing. Nanti mereka memasuki sebuah komunitas pemberontak dimana Jared dan Jamie berada, yang tempat tinggalnya tersembunyi hingga para Pencari pun tidak dapat menemukan mereka. Di komunitas ini, Wanderer ―dan Melanie― awalnya diasingkan dan disiksa untuk waktu yang cukup lama hingga akhirnya ia diterima dengan baik walaupun terdapat segelintir orang yang tetap tidak menyukai keberadaan Wanderer karena merasa terancam. Seiring berjalannya waktu Wanderer mulai membuktikan etiket baiknya dan berusaha membantu kelompok itu dalam hal persediaan makanan dan obat-obatan dengan ikut dalam penjarahan mereka.

Satu hal yang mulai rumit, saat dimana Melanie semakin mencintai Jared, Wanderer mulai memiliki perasaan khusus terhadap Ian. Tentu saja semuanya dapat berjalan dengan normal seandainya saja Melanie dan Wanderer tidak terjebak di dalam satu tubuh.

Wew.. waktu aku baca novel ini berat rasanya mau nutup buku, habisnya yang ada rasa penasaran dan terlanjur asyik karena tenggelam dalam ceritanya. Belum lagi kemampuan Meyer mengendalikan perasaan kita melalui si tokoh utama sangat patut diacungi jempol. Saat suasana mencekam pun kita bisa ikut takut. Hha..

Yang jelas aku nggak nyesel baca novel ini. Sebenarnya aku sangat mau buat membaca ulang, tapi sayangnya masih banyak novel lain yang harus kubaca. Tapi yah, seperti yang kubilang, novel ini memang menimbulkan perasaan ingin membaca ulang suatu saat nanti..

Ratingku buat novel ini : 8,8

 
Leave a comment

Posted by on April 15, 2011 in Science Fiction

 

you have a comment? just write here and post it ^^,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: