RSS

Inheritance 2 – Eldest

12 Apr

  • Pengarang     :   Christopher Paolini
  • Genre            :    Fantasy
  • Tebal             :   760 hlm
  • Penerbit         :   Gramedia
  • Harga            :   72.000 IDR
  • Pertama terbit:   23 Agustus 2005
  • Cetakan ke-5 :   Oktober 2007
  • Tanggal Beli   :   2 Agustus 2008

Kegelapan turun…

Pedang-pedang beradu…

Kejahatan menang…

Eragon dan naganya, Saphira, berhasil menyelamatkan para pemberontak dari Raja Galbatorix, penguasa kejam kekaisaran. Sekarang Eragon harus pergi ke Ellesméra, negeri para elf, untuk mempelajari lebih dalam ilmu sihir dan ilmu pedang, keahlian utama Penunggang Naga. Perjalanan yang luar biasa itu membuatnya sampai di banyak tempat yang memikat dan menemui orang-orang yang menakjubkan. Setiap hari merupakan petualangan baru. Namun kekacauan dan penghianatan menghantuinya. Eragon jadi tidak tahu siapa yang bisa dipercayainya.

Sementara itu, sepupunya Roran kembali harus menghadapi pertemputan di Carvahall ―pertempuran yang menyebabkan Eragon berada dalam bahaya yang lebih besar lagi.

Apakah tangan penuh darah sang raja akan menghantam semua usaha untuk melawannya? Eragon kali ini mungkin takkan berhasil meloloskan diri, biarpun dengan mengorbankan nyawanya…

Pendapatku :

Di buku kedua ini sebenarnya inti ceritanya lebih menarik dan menyajikan plot yang, ehm, brilian lah. Cumaa, dalam penyampaiannya sangaaat lama. Bertele-tele dan menurutku banyak hal yang sebenarnya nggak perlu, terlalu banyak detail dan terlalu detail.. Bahkan sampe-sampe reuni Eragon sama Roran hanya menyisakan beberapa lembar akhir. Habisnya terlalu panjang perjalanan Eragon ke Ellesméra sih..

Dari ceritanya, nanti Eragon menemukan fakta bahwa dia nggak sendirian karena ada Penunggang Naga lain. Penunggang ini, Oromis, yang kemudian bakal jadi gurunya. Eragon nanti juga mulai tertarik sama Arya. Trus Roran juga memiliki perjuangan sendiri, ia kabur dari Ra’zac dan pergi ke Surda.

Oia, ada lagi yang mengejutkan. Ternyata Murtag adalah kakak Eragon! Cukup menarik karena tar ada perang antar saudara walaupun menurutku sebenarnya si Murtag masih ada sedikit hati nurani. Ia melepaskan Eragon padahal ia berpeluang membunuhnya. Toh sebenarnya bukan kemauan Murtag juga ia harus mengabdi pada Galbatorix. Ia dipaksa bersumpah untuk tunduk pada Galbatorix.

Ratingku buat novel ini : 8,4

 
Leave a comment

Posted by on April 12, 2011 in Dragons

 

you have a comment? just write here and post it ^^,

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: