RSS

Category Archives: TeenLit

Airhead 3 ─ Runaway


airhead 3-runaway

  • Pengarang               :    Meg Cabot
  • Genre                      :    Drama, Fantasy
  • Tebal                       :    328 hlm ; 20 cm
  • Penerbit                   :    Gramedia
  • Harga                      :    45.000 IDR
  • Pertama terbit          :    20 April 2010
  • Cetakan                   :    Mei 2012
  • Tanggal Beli             :    24 September 2012

“Di mana kau akan bersembunyi, kalau orang-orang tahu siapa dirimu?”

Em Watts kaget ketika Nikki Howard bilang dia menginginkan tubuhnya kembali; tubuh supermodel yang bukan lagi miliknya, tapi milik Em.

Sementara itu, selain menginginkan Nikki untuk menguak rahasia keji ayahnya, Brandon Stark juga menginginkan Em.

Dan Christopher juga berniat memanfaatkan Em untuk menyakiti Brandon… karena telah merebut Em dari sisinya, dan untuk menghancurkan Stark Enterprises.

Em sudah lelah. Lelah dimanfaatkan. Lelah dibohongi. Lelah diperintah siapa yang boleh dan tidak boleh dia cintai. Lelah pada kebohongan yang harus dia jalani.

Tapi ketika menemukan kebenaran tentang rahasia Nikki, Em tahu hanya ada satu orang yang bisa diandalkan.
Apakah Christopher bisa mengesampingkan perasaannya dan membantu Em mengungkapkan kejahatan Robert Stark pada dunia? Tapi memangnya adil melibatkan Christopher? Karena kalau cowok itu bersedia membantu, Stark Enterprises akan berusaha membuat mereka tewas, dan kali ini, untuk selamanya.
Mungkin lebih baik Em terus lari saja…

Review :

Astagaaa, akhirnya jumpa lagi nii. Maapkan aku ya teman”, dua bulan kemarin ngga sempat buat update. Aku sibuk banget sama koas ku. Bener-bener ngga sempat buat baca novel segala macem. Hhu.. Alhamdulillah ini ada senggang dan aku kangen banget buat otak atik blog lagi. Alhasil, posting deh review kali ini tentang Airhead 3 ─ Runaway. Selamat membaca dan semoga bermanfaat! :D

Emerson ─Em─ Watts a.k.a Nikki Howard ─sekarang─ sedang menjadi tawanan Brandon Stark. Kepada media, Brandon seolah membawa Nikki berlibur romantis di rumah pantai miliknya di South Carolina. Tapi ternyata, bersama mereka ada Nikki Howard yang asli, Steven Howard ─kakak Nikki, dan ibu mereka. Mereka sedang bersembunyi dari ayah Brandon yang kebetulan juga dibenci oleh Brandon.

Saat ini adalah saat dimana Em paling merana, terkucil. Karena selain fakta ia terjebak dalam tubuh supermodel yang supersibuk hingga menghancurkan nilai-nilai sekolahnya, tapi juga karena Nikki Howard terang-terangan menyatakan bahwa ia membenci Em dan menginginkan tubuhnya kembali saat itu juga. Ya, maksudnya saat itu juga adalah saat itu juga. Saat mereka sedang berada dalam pelarian. Nikki meminta Brandon untuk menyiapkan sebuah pembedahan lagi untuk menukar kembali otak keduanya. Hhm.. Bukannya ngga mau, tapi Em mulai membiasakan diri menjadi Nikki, dan sekarang Em merasa keberatan untuk kehilangan kehidupan barunya. Egois memang. Tapi sayang ia harus mengalah dengan Nikki.

Nah, disaat Em terpuruk, datang Christopher, cowok yang dulu sahabatnya, dan sekarang cowok yang ia cintai. Christopher akan menyelamatkannya, tapi Em menolak karena Christopher enggan membawa serta Nikki. Well, biar Nikki mengesalkan, Em masih punya perasaan dan tidak ingin meninggalkan Nikki dan keluarganya di tangan Brandon. Alhasil, Christopher marah dan pergi meninggalkan Em. Tapi esoknya, datang bala bantuan lain. Ternyata Frida ─adik Em, dan Lulu ─sahabat Em, datang menolong. Mereka juga ingin membawa kabur Em, tapi kali ini akhirnya seluruh keluarga Howard ikut serta. Bahkan Brandon terpaksa di buat pingsan dan di ikat agar tidak memberontak.

Sekembalinya mereka di New York, Em kembali ke kehidupan normal, setidaknya bagi Em akhir-akhir ini. Selain itu, Em sudah berhasil mengatasi Brandon dengan memaksa cowok itu berjanji agar tidak mengganggu teman-temannya lagi. Sedangkan keluarga Howard kini sedang mengungsi di tempat Gabriel Luna, seorang penyanyi yang sedang naik daun. Pagi itu, Em mendapat telepon dari ibunya bahwa ibu dan ayahnya ingin menemuinya. Kemudian Em pun menuju kafe yang sudah di janjikan. Orang tuanya membawa kabar mengejutkan, bahwa mereka memutuskan untuk membawa Em ke pusat pemulihan karena mereka menilai Em sedang sangat tertekan. Tentu saja Em langsung berpamitan. Ia tidak ingin mendengar lebih jauh lagi apa rencana orangtuanya.

Seakan belum cukup buruk, saat Em keluar dari pintu cafe, ia melihat seseorang yang berdiri mengawasinya. Ya, lelaki itu ternyata menguntit dirinya. Christopher yang lagi-lagi menyelamatkannya. Tapi kini ia jadi merasa tidak cukup aman untuk mengunjungi keluarga Horward, takut kalo Robert Stark tahu bahwa Nikki Howard yang asli masih idup. Hhe..

Alih-alih ke tempat Gabriel, Christopher dan Em pergi ketempat Felix, sepupu Christopher yang sedang melakukan riset pada sistem keamanan Stark Enterprise. Yang mengejutkan, Felix dan Christopher menemukan fakta bahwa Stark sedang menjalankan Proyek Phoenix, yang entah bagaimana cara kerjanya, dan entah bagaimana melibatkan Em dan Nikki dulu. Disinilah peran Em kemudian. Saat malam tahun baru, sebelum dan seusai Pagelaran Stark Angels, Em mempertaruhkan nyawanya untuk mencari tahu apa itu Proyek Phoenix. Nah, akhir bahagia pun terjadi, tentu saja :D

Asal kalian tahu yaa, aku selalu suka mengikuti petualangan Em. Bahkan saat akhir-akhir diceritakan berbagai kisah menyenangkan dari para tokohnya. Bahkan Nikki Howard yang sangat menyebalkan pun bisa berubah lebih baik dan kini malah jadi sosok yang karakternya akhirnya terbentuk sempurna, dan aku membayangkannya sebagai gadis manis yang imut, bukan lagi seorang gadis cantik supermodel yang sombong ;) Akhir cerita yang menyenangkan buat segala pihak. Silakan baca buku ini guys kalau anda tertarik. Dari aku pribadi, ngga mengecewakan kok, menyenangkan malah :D Sampai jumpa di review selanjutnyaaaaaa…

Ratingku buat novel ini : 8,8

 
1 Comment

Posted by on January 7, 2013 in TeenLit

 

Beauty and the Best


  • Pengarang               :    Luna Torashyngu
  • Genre                      :    Drama
  • Tebal                       :    304 hlm ; 20 cm
  • Penerbit                   :    Gramedia
  • Harga                      :    37.000 IDR
  • Pertama terbit          :    Juni 2006
  • Cetakan                   :    November 2010
  • Tanggal Beli             :    7 Oktober 2011

Ira punya semua yang diinginkan cewek seusianya: kecantikan, profesi model, kepopuleran di sekolah, dan cowok yang keren dan tajir. Cuma satu kelemahan Ira: kalo ulangan pelajaran eksakta, nilainya nggak pernah lebih dari empat! Ini jelas lampu kuning buat Ira, apalagi dia udah kelas tiga SMA.

Karena itu, saat Ira nerima tantangan untuk bertaruh, siapa yang bisa lulus SPMB dan masuk perguruan tinggi dan jurusan yang passing grade-nya lebih tinggi, jelas teman-temannya nggak percaya. Jelas itu mission impossible! Gimana nggak? Lawannya Kelly, cewek paling pinter di sekolahnya!
Tapi Ira cuek. Dengan segala cara dia berusaha memenangkan taruhannya dengan Kelly, termasuk meninggalkan dunia model, dan minta diajar privat Aldo, anak “aneh” dan nggak punya teman di kelas, tapi pinter banget. Ira ingin ngebantah mitos yang mengatakan cewek cakep tuh kemampuan otaknya payah. Ira pengin semua orang tahu model kayak dia juga bersaing dengan ribuan lulusan SMA lain, dan masuk perguruan tinggi negeri terfavorit di negeri ini melalui jalur SPMB.

Review :

Oh Well, satu lagi novel Indonesia yang aku baca. Hhehe.. Beauty and the Best. Tapi menurutku nii, karena cerita novel ini terlalu simpel dan cukup mudah ditebak jalan ceritanya, aku ngga harus bikin review yang panjang lebar. Kalian cukup baca sinopsinya dan ,voila, kalian uda dapet garis besar ceritanya. Serius. Cerita ini enaaaaaak banget diikutin. Bacaan yang ringan tapi bermakna. Yang jelas, dari novel ini kalian akan mendapatkan sebuah kisah yang enak buat dinikmati sambil bersantai, dan yang jelas lagi, sebuah pelajaran mengenai pantang menyerah.

Tokoh Susana Irawani alias Ira, seperti yang suda kalian tahu, menerima tantangan dari cewek paling pinter di sekolahnya, Kelly. Tema nya, siapa yang bisa lulus SPMB dan masuk perguruan tinggi dan jurusan yang passing grade-nya lebih tinggi, dia yang menang dan dia berhak buat menyuruh yang kalah melakukan apapun yang dia mau. Hmm.. Sudah ketebak lah yang menang siapa. Tapi ternyata akhirnya ya ngga sampai disitu aja.

Melalui karakter Ira, kita diharapkan bisa menjadi seseorang yang pantang menyerah, jangan pesimis hanya karena mendengar pendapat buruk orang disekitar kita dan membuktikan, bahwa kita memang mampu mencapai apa yang menjadi target kita. Tapi melalui karakter Kelly, kita juga bakal mendapat pelajaran, bahwa kita harus yakin apa yang terbaik untuk kita dan jangan pernah takut mengambil keputusan, karena hidup kita ada di tangan kita sendiri, bukan tangan orang lain. Pada akhirnya, mereka menjalin persahabatan dengan menerima kekurangan masing-masing dan menjadikannya sebuah kelebihan dari masing-masing ^.-d

Terlepas dari itu semua, sejujurnya, aku lebih suka karya Luna yang lain, Mawar Merah. Lebih hidup rasanya. Hmm, mungkin karena ada actionnya yaa.. Hhi :D

Ratingku buat novel ini : 7

 
1 Comment

Posted by on November 4, 2012 in TeenLit

 

Dark Love


  • Pengarang               :    Ken Terate
  • Genre                      :    Drama
  • Tebal                       :    248 hlm ; 20 cm
  • Penerbit                   :    Gramedia
  • Harga                      :    40.000 IDR
  • Pertama terbit          :    6 September 2012
  • Cetakan                   :    September 2012
  • Tanggal Beli             :    10 September 2012

Usiaku 17 tahun, hampir 18. Kelas 12. Hampir lulus. Dan aku hamil…

Kirana yang cerdas, cantik, dan ceria melihat semua impiannya luruh di depan mata. Hari-harinya mulai dipenuhi rahasia dan kecemasan. Ia nggak mungkin mampu melahirkan dan merawat bayi. Ia juga nggak mungkin mampu menghadapi celaan dari orang-orang di sekitarnya, teman-temannya, guru-gurunya, terutama kekecewaan orangtuanya. Saat ini Kirana berada di ambang jurang keputusasaan. Hidup seolah tidak menawarkan solusi apa pun padanya.

Bagaimana dengan cowok yang menghamilinya? Oh, cowok itu harus tetap sekolah. Dia nggak boleh terlibat. Dia cowok paling tampan dan paling cerdas di sekolah. Masa depannya begitu gilang gemilang. Kirana tidak ingin merusaknya. Siapakah dia? Kirana takkan pernah mau mengakuinya.

Review :

Dark Love adalah novel karya Ken Terate pertama yang aku koleksi. Padahal guys, sebelum ini beberapa novel beliau suda aku baca lhoo. Tapi dulu kalo ngga pinjem di perpus sekolah ya pinjem dari temen aja. Hhihi.. Maklum, SMA awal aku belum begitu mengenal baik karya sastra bentuk novel ini ^.-v Akhirnya sekarang aku punya salah satu novel beliau. Dan aku suka novel ini. Serius :D Hmm, ada sedikit cerita ni tentang Kak Ken Terate. Sebenernya, Kak Ken Terate dulu istri guru les ku jaman aku masi SMA. Maksudku, sampai sekarang Kak Ken Terate masih istrinya Pak Sus (itu panggilan kami buat beliau) ^^ Dulu waktu aku SMA, aku les di sebuah lembaga bimbingan belajar di Jogja. Naaah, Pak Sus ini tentor les ku, dan  ternyata lagi, beliau ini suami dari Kak Ken Terate :D Bahkan duluuu, saking bengak nya otak aku di pelajaran matematika, aku sama dua temanku sampai les privat sama beliau oey. Hhaha.. Semoga Pak Sus dan Kak Ken Terate sehat dan bahagia selalu yaaaa.. Apalagi sekarang uda ada si kecil. Selamaaat! :D

Aduh, kenapa jadi kaya curhat gini. Hhihi.. Ga papa yaa aku singgung dikit memori terdahulu. Yah, walaupun uda memori 4 tahun yang lalu sih. Alamak, jadi kangen masa SMA ;) Aaah, sudalah. Balik ke Dark Love. Hhehe.. Novel ini, walaupun mengangkat tema yang cukup umum terjadi di sekitar kita, mengenai kehamilan remaja, namun penuturan ceritanya memberikan sudut pandang tersendiri dan sejujurnya, aku sangat suka.

Cerita di sampaikan oleh sang tokoh utama, Kirana, dengan menggunakan sudut pandang orang pertama. Jadi kita bakal diajak untuk merasakan apa yang Kirana rasakan. Yang aku suka, Kak Ken Terate berhasil membuat tokoh Kirana begitu hidup, sifatnya sangat khas anak remaja. Ditambah dengan keresahan dan keputusasaan yang kerap di rasakan oleh Kirana terkait konflik cerita.

Satu lagi yang aku suka dari novel ini, dari awal Kak Ken Terate ngga ada menyebutkan siapa sih cowoknya Kirana ini?? Dari awal, Kirana hanya mengenalkan cowoknya dengan panggilan “My Prince”. Sebenernya, kita di beri pilihan tebak, yaitu 3 cowok yang menjadi teman main Kirana. Tapi sumpa, saking penasarannya, langsung aku lahap ni novel selama 4 jam. Hhaha.. Abisnya, rasanya tanggung terus tiap mau tutup buku. Alhasil, jam 2 malam aku baru kelar baca ni novel :P Tapi tenang, ngga mengecewakan kok. Aku suka akhir ceritanya. Dan sejujurnya aku salah tebak siapa sih cowok Kirana. Hhihi.. Abisnya, clue nya bener-bener samar atau kadang menjebak siih :D Tapi aku salut lah sama Kak Ken Terate. Asik novelnya ^.-d

Jadi gini cerita Dark Love secara garis besar. Kirana, sekarang kelas 3 SMA, bersiap untuk ujian akhir dan daftar kuliah. Di sekolah, dia punya sahabat-sahabat baik, Maria dan Chacha, serta 3 cowo cakep dan pinter, yah, tipe idola banget lah di sekolah. Mereka Alvin, Banyu, dan Andra. Mereka berenam punya band, tapi karena mereka harus fokus ujian, mereka membubarkan diri. Tapi sebenernya, ada hal lain yang membuat pertemanan mereka sedikit renggang, karena ada yang cinlok. Yups. Sejak awal terbentuk band ini, mereka punya aturan, sesama anggota dilarang ada yang pacaran. Nah lhooo.. Itulah kenapa akhir-akhir ini keadaan berubah kacau. Karena Maria suka salah satu cowo itu, dan Chacha juga sepertinya melakukan pdkt, sementara Kirana sendiri, well, dia menyembunyikan fakta bahwa ia berpacaran dengan salah satu cowo itu dan bahkan sedang mengandung anaknya! -.-a

Kemudian, masalah lain bagi Kirana adalah fakta bahwa ia menjadi anak kebanggaan dan harapan bagi kedua orang tuanya. Hal ini dikarenakan oleh keadaan kakak Kirana, Kak Rani, yang memutuskan untuk membangkang dan keluar dari kampusnya, yang jelas membuat murka ayahnya sehingga kini Kak Rani tidak lagi di bawah naungan orang tua Kirana. Itulah kenapa Kirana jadi harapan kedua orangtuanya, dan jelas, kehamilannya bakal jadi guncangan tersendiri bagi kedua orang tua yang tidak ingin ia kecewakan ini. Tapi yang jelas, saat Kirana membutuhkan dorongan, aku suka bagaimana sang kakak yang berusaha untuk melindungi Kirana dari amukan ayahnya. Ikatan saudara yang manis J

Kemudian masalah ketiga yang harus dihadapi Kirana, adalah masalah akademis. Kirana sosok yang tekun, pintar dan kebanggan sekolah. Tipe pelajar teladan. Nah, karena kehamilannya ini, jelas ia akan mendapat ancaman dikeluarkan dari sekolah bahkan sebelum ujian akhir. Hhu.. Lika-liku kehidupan Kirana yang rumit dimulai sejak ia mendapati dirinya hamil. Itulah kenapa guys, Ken Terate memberikan cukup banyak pelajaran dari novel karyanya ini. Semoga dapat bermanfaat dan semoga kejadian yang dialami oleh Kirana bisa menjadi gambaran buat para remaja untuk menjaga diri dari godaan nafsu. Pintar-pintar menjaga diri yaaa J

Ratingku buat novel ini : 7,8

 
6 Comments

Posted by on October 31, 2012 in TeenLit

 

Lovasket 2 – For the Love of the Game


  • Pengarang               :    Luna Torashyngu
  • Genre                      :    Drama
  • Tebal                       :    264 hlm ; 20 cm
  • Penerbit                   :    Gramedia
  • Harga                      :    44.000 IDR
  • Pertama terbit          :    Juni 2010
  • Cetakan ke-3            :    Juli 2011
  • Tanggal Beli             :    29 September 2011

Vira senang bukan main saat terpilih menjadi anggota tim junior Jawa Barat untuk mengikuti Kejuaraan Nasional. Nggak cuman Vira yang terpilih, Rida juga.

Tapi kegembiraan Vira nggak ber-langsung lama. Tanpa diduga, dia kembali bertemu bekas teman yang sekarang jadi seterunya, Stella. Luka lama pun terkoyak kembali. Perseteruan mereka nggak cuman ber-langsung di luar lapangan, tapi juga ke dalam tim.

Stella hanya satu dari berbagai masalah yang menghampiri Vira untuk menggapai impiannya bermain di Kejuaraan Nasional. Masalah lain muncul silih berganti di dalam tim, yang memengaruhi emosi dan pikiran Vira. Belum lagi soal hubungan Niken dan Rei yang lagi renggang. Vira tahu sebuah rahasia tentang Rei, dan dia harus menyimpan rapat-rapat rahasia tersebut dari Niken, apa pun yang terjadi.

Di sisi lain, Stella juga punya masalah pribadi yang nggak kalah peliknya, yang memengaruhinya dalam tim. Belum lagi kenangan masa lalunya, yang membuatnya selalu memusuhi Vira.
Jalan untuk jadi pemain basket profesional emang nggak mudah!

Review :

Mari kita nikmati Lovasket 2 J  Anyway, aku baca novel ini di dalam kereta saat perjalanan ke jakarta lho :D

Yasuda, kita mulai saja mengikuti perjalanan karir Vira, sang tokoh utama kita. Tapi eitz, buat yang udah lupa ma cerita buku satu, tenang aja, di awal buku dua ni kita disuguhi ringkasannya kok. Cerita buku kedua dimulai oleh dialog antara Niken dan Rei. Ternyata, sekarang Niken dan Vira jadi soulmate gitu. Udah tiga bulan mereka tinggal serumah di rumah yang dulu dikontrak mama Vira. Tapi sekarang rumah itu udah dibeli ortu Vira dan direnovasi untuk rumah tinggal Vira di Bandung sementara kedua ortunya tinggal di Jakarta.

Nah, suatu hari Vira di datangi Pak Andryan, mantan pelatihnya dulu di SMA Altavia. Pak Andryan meminta kehadiran Vira dan Rida hari berikutnya ke GOR Padjadjaran, namun mereka tidak tahu dalam rangka apa. Barulah hari berikutnya mereka tahu bahwa mereka dikumpulkan untuk mengikuti seleksi pembentukan tim junior Jawa Barat untuk kejuaraan beberapa bulan lagi. Bukan rahasia lagi lah, Vira ma Rida pasti kepilih. Tapi ternyata saingan Vira, Stella, pun juga kepilih. Ada juga Alexa dan Stephanie, kenalan-kenalan lama Vira di SMA Altavia, yang juga kepilih. Apa jadinya lah kalo musuh bebuyutan maen dalam satu tim? Bahkan pelatih mereka aja tau kalo mereka musuhan. Heuu..

Kemudian, sebuah tragedi terjadi hingga memaksa Stella harus melepas keanggotaannya dalam tim junior Jawa Barat. Kini, tim hanya diperkuat oleh Vira dan Stephanie. Suatu ketika saat melawan tim Banten di babak semifinal, tim Jawa Barat terpaksa kalah karena sebuah skenario. Walau kalah mereka tetap lolos babak final. Tapi satu hal yang membuat Vira dan teman-temannya dongkol, ternyata yang kelak maju ke babak final bukannya tim junior, melainkan tim senior yang sombong dan marai mosi. Huft..

Tapi kemudian, di suatu kesempatan entah kenapa kedua tim ini malah ditandingkan oleh para pelatih dengan janji, siapa yang menang akan maju tanding di babak final. Buat Vira dan timnya, inilah kesempatan untuk membuktikan diri bahwa mereka mampu. Well, aku ga bisa menjelaskan panjang lebar gimana pertandingan ini. Tapi yang jelas, guys, pertandingan mereka kereen :D  Apalagi ada elemen kejutan dan teknik permainan yang menurutku digambarkan dengan cukup apik. Hhe.. Udah ketebak kan gimana hasil akhir pertandingannya?? Tapi lagi-lagi mereka harus kecewa, karena para petinggi tidak menepati janji. Mereka hanya mengambil enam orang dari tiap tim, baik tim senior maupun junior untuk dibentuk sebuah tim baru. Mengecewakan. Vira dan kawan-kawan pun mengambil keputusan yang cukup berat bagi mereka.

Nah, ternyata cerita tidak hanya melulu tentang basket. Kita kembali ke hubungan asmara Vira dengan Kak Aji, kakak Niken. Ternyataaa, mereka udah putus. Yah. Gimana dengan Rei dan Niken? Sama aja. Mereka juga putus. Ampun.. Tapi eh tapi, sapa yang tahu kebelakangnya kaaan?? Hhihi..

Yang paling aku suka dari novel kedua Lovasket ini, sikap Vira yang tenang namun bijaksana. Aih, asik kali.. Ditambah dengan hubungan Vira-Stella yang unik, saling membutuhkan, saling melengkapi tapi nggak mau saling mengakui :) Buku ketiga, SOON!! :D

Ratingku buat novel ini : 8,2

 
3 Comments

Posted by on January 22, 2012 in TeenLit

 

D’Angel 2 – D’Angel : Rose


  • Pengarang               :    Luna Torashyngu
  • Genre                      :    Drama, Action
  • Tebal                       :    296 hlm ; 20 cm
  • Penerbit                   :    Gramedia
  • Harga                      :    32.000 IDR
  • Pertama terbit          :    Mei 2008
  • Cetakan ke-2            :    November 2010
  • Tanggal Beli             :    5 September 2011

Sebenarnya Fika bertekad melupakan hidupnya yang hancur dan memulai hidup baru yang tenang di Malaysia. Tapi, pihak intelijen Indonesia menemukannya, dan memintanya kembali ke Jakarta untuk membantu misi mencari anak seorang koruptor.

Fika jadi seolah kembali ke kehidupannya yang lama. Ia masuk SMA tempat anak koruptor itu bersekolah, dan memakai nama Ista. Fika segera terbuai kehidupan remaja yang belum puas dinikmatinya. Ia segera mendapat sahabat-sahabat baru, ikut terlibat dalam pertandingan voli antarkelas, juga pemilihan ketua OSIS.
Tapi, penyamarannya lalu terbongkar, dan Fika harus kembali kepada kenyataan dan tugasnya. Ia juga harus kembali menghadapi Jenderal Rastaji, orang yang menghancurkan hidupnya. Bukan hanya itu, ternyata Rastaji membawa kejutan besar bagi Fika!

Review :

Rafika Handayani atau yang biasa disapa Fika ini sekarang memakai nama Arista Rayesti alias Ista sebagai nama samarannya. Ia murid baru di sebuah sekolah swasta favorit di Jakarta, SMA Triasa. Kini ia penghuni kelas 2IPA1.

Seminggu sebelumnya, dua anggota BIN (Badan Intelijen Nasional) mendatangi tempat persembunyian Fika di Johor Baru, Malaysia. Selama ini Fika tinggal di sebuah panti asuhan dan hidup tentram dan damai hingga akhirnya datang dua orang ini. Pak Sarwan dan Aditya menawari Fika untuk kembali ke Indonesia, menyamar, dan kalau tugasnya berhasil, semua tuduhan yang ditujukan padanya selama ini akan dihapuskan. Termasuk tuduhan pembunuhan terhadap ibunya.

Tugas Fika adalah membaur di SMA Triasa dan mencari anak Sudarmadi ─seorang koruptor  buronan yang belum lama di temukan tewas di Paris─ yang misterius karena keberadaannya baru diketahui akhir-akhir ini. Tidak ada yang tahu siapa pembunuh Sudarmadi. Sayangnya pemerintah hanya berhasil menemukan aset Sudarmadi di luar negeri yang hanya sekitar lima puluh juta dolar AS sementara dua ratus juta dolar lainnya belum diketahui keberadaannya. Bahkan istri dan anak-anaknya tidak tahu dimana Sudarmadi menyembunyikan uang itu.

Karena tidak mungkin dirawat oleh Sudarmadi sendiri, maka anak ─yang masih misterius─ ini dititipkan pada sahabat karibnya. Tidak ada yang tahu mengenai keberadaan si anak kecuali Sudarmadi dan sahabatnya. Namun Sudarmadi selama ini tetap mengawasi dan berhubungan dengan anaknya itu hingga ia meninggal. Hanya saja pihak Interpol tidak ada yang tahu siapa anak itu, siapa orang tua angkatnya, dan bahkan jenis kelaminnya pun tidak ada yang tahu. Inilah tantangan Fika alias Ista kali ini :-)

Di sekolah barunya, Fika punya dua teman, Viana dan Dina. Viana ini lagi deket ama anak IPS yang namanya Angga. Nah, disini ada Dessy sebagai tokoh antagonis. Yah, biasalah, tipe-tipe cewek pentolan jahat di sekolahnya. Dia punya dua kroni yang lebih cocok disebut kacung daripada sohibnya. Untuk mendapatkan posisi ketua OPTRI (semacam OSIS), Dessy mengancam Viana untuk mengundurkan diri sebagai kandidat, atau kalau nggak, Dessy bakal ngebocorin rahasia Viana tentang ayahnya. Wah, apa yaa??

Oia, di sekolah ini Fika nggak kerja sendiri. Ada Aditya yang juga menyamar sebagai guru baru di SMA TRIASA ini. Guru olahraga. Dan entah kenapa Fika sama Aditya digambarin sebagai bebuyutan. Yah, ceritanya sih Aditya belum percaya akan kemampuan Fika gituu.. Nah, kalo di kalangan guru, ada seorang guru bahasa inggris yang masi muda dan menurut Fika, Bu Rena ini menyimpan rahasia di balik senyumnya. Lum tau juga, apakah guru ini memiliki peran lebih atau nggak kebelakangnya. Ato jangan-jangan malah jadian ma Aditya?? Hha.. Let’s check this out!

Yang jelas, pertemanan Fika dan Viana semakin baik. Akhirnya Viana mulai membuka diri dan menceritakan tentang kondisi keluarganya yang ternyata hidup susah. Kemudian di sekolah pun Fika semakin terkenal setelah tanding Voli membela kelasnya. Belum lagi sekarang Fika juga lagi deket sama kakak Viana yang bernama Ryan.

Namun suatu hari, setelah kurang lebih dua bulan ia bersekolah di SMA Triasa, keanehan terjadi. Suasana sekolah tidak seperti biasanya. Saat masuk kekelasnya, semua mata memandanginya. Aneh. Ternyata penyamarannya sudah terbongkar. Mereka tahu nama asli Ista adalah Rafika Handayani. Mereka tahu kalau Fika adalah agen inteligen. Tapi yang menyakitkan hatinya, menurut teman-temannya, Fika masuk ke SMA ini untuk memata-matai Viana menyangkut masalah ayahnya. Tentu saja Fika menyangkal dan  sedih.

Segera Aditya menghubungi Fika dan memerintahkan cewek itu buat segera pergi dari sekolah. Adit yang akan mencari tahu siapa yang membongkar rahasia ini. Well, sampai di bagian ini, aku jadi curiga sama Ronald, anak baru yang masuk di kelas 2IPS1, sekelas ama Dessy. Entah kenapa gelagatnya aneh. Pasti dia anak buah Rastaji, si tokoh jahat yang masih mengincar Fika. Tapi entah juga sih, cuma tebakankuu :-P

Kemudian ada hal lain yang mengejutkan. Viana menghilang! Bahkan Dessy yang semula jadi tersangka Fika, juga ikut menghilang. Alamak. Rupanya mereka diculik. Selain itu dua kompi pasukan yang menghilang dari pangkalan ─kemungkinan besar adalah para pengikut Jenderal Rastaji─ kini dilaporkan sedang melakukan pergerakan. Pak Sarwan, Aditya, Fika, polisi, juga pihak AD akhirnya bekerja sama untuk menghadapi masalah ini. Pertempuran kecil pun terjadi, dan Fika harus berhadapan dengan kembarannya! Huum..

Well, well, well.. Sumpah, aku sama sekali nggak nyangka kalo anak Sudarmadi yang selama ini dicari ternyata DIA!! Whahaha.. Aku terkecoh :-D Habisnya, siapa sangka kalo Luna Torashyngu mempersiapkan alur cerita yang sedikit rumit itu. Mana ketebak kan??! Atau kalian ternyata bisa menebaknya? Wah, salut deh kalo emang iya.. Berarti imajinasiku kurang ‘liar’ ;-)

Ratingku buat novel ini : 7,8

 
Leave a comment

Posted by on January 7, 2012 in TeenLit

 

Mates, Dates 10 – And Chocolate Cheats


  • Pengarang             :    Cathy Hopkins
  • Genre                    :    Teenlit
  • Tebal                     :    192 hlm ; 20 cm
  • Penerbit                 :    Gramedia
  • Harga                    :    23.000 IDR
  • Pertama terbit        :    2005
  • Cetakan                 :    2009
  • Tanggal Beli           :    8 Juli 2011

Izzy memang agak “berisi”, tapi sejak Natal, beratnya naik beberapa kilo, dan pakaiannya nggak ada yang muat lagi! Panik kepingin menurunkan beratnya, Izzie mencoba apa saja—satu diet disusul diet lain, segala macam program dan nasihat juga ditelannya bulat-bulat. 

Karena selalu mengkhawatirkan berat badannya, Izzy mulai kehilangan rasa percaya dirinya. Ia sulit menghargai segala sesuatu yang istimewa dalam hidupnya—sahabat-sahabat yang mendukungnya, kenyataan bahwa ia dipilih menjadi salah satu bintang tamu dalam acara TV, dan cowok imut di studio yang sepertinya menyukai Izzy apa adanya.

Review :

Hari pertama sekolah setelah liburan singkat Izzie bersama ketiga kawannya ─Lucy, Nesta, dan TJ─ ke Italy. Pagi itu Izzie akan memakai celana Jins yang sayangnya tidak mau ia kancingkan. Awalnya Izzie mengira itu karena salah ibunya yang mencuci dengan sembarang hingga menyebabkan Jinsnya mengerut. Tapi kemudian ia sadar, bukan salah Jinsnya, tapi salah tubuhnya yang membesar. Ia menimbang badan dan, voila, beratnya naik 4 kilo!

Saat disekolah pun teman-temannya dengan berat hati juga mengatakan bahwa tubuh Izzie sedikit gempal. Ahhahaha.. Izzie panik. Padahal Nesta mengabari teman-temannya bahwa mereka punya kesempatan buat tampil di sebuah acara TV baru bernama Teen Talk yang diproduseri salah satu teman ayah Nesta di sebuah stasiun TV.

Izzie pun langsung membeli majalah-majalah yang menyajikan saran-saran dan trik-trik buat mengecilkan tubuh. Lantas, ia segera memulai program dietnya. Tapi yang lucu, berat Izzie malah naik satu kilo lagi?! Ya ampun.. Dietnya harus diperketat rupanya.

Suatu pagi Izzie hanya makan setengah jeruk dan sebutir telur rebus. Alhasil, perutnya keroncongan terus di sekolah dan ini membuat seisi kelasnya tertawa, bahkan gurunya yang terbilang cukup sulit tertawa, ikut tertawa. Saat istirahat Nesta meminta teman-temannya untuk ikut ke acara kumpul-kumpul dengan cowok-cowok yang mereka kenal di Italy. Izzie ikut karena ia benar-benar ingin ketemu dengan Jay, cowok India yang jadi teman kencannya di Italy dan kebetulan ternyata Jay sekolah di sekolah yang nggak jauh dari sekolah Izzie. Namun karena suatu hal, saat perpisahan mereka di bandara tempo hari, mereka lupa saling menanyakan nomer telpon dan e-mail masing-masing.

Awalnya pertemuan mereka malam itu berjalan lancar. Izzie, Nesta dan TJ datang duluan, baru kemudian muncul Chris, Liam, dan Eddie. Sepuluh menit kemudian Jay muncul. Izzie senang bukan main karena kali ini Jay terlihat lebih keren dimata Izzie. Setelah kurang lebih dua puluh menit mereka bercandaan, Jay mulai terlihat canggung dan kemudian berpamitan. Setelah Jay pergi, giliran teman-temannya yang canggung. Nesta segera bertindak. Ia mencari tahu apa yang terjadi. Akhirnya cowok-cowok itu membeberkan fakta bahwa Jay punya cewek bernama Tawny dan udah jalan hampir setahun ini. Izzie merasa seperti ada seseorang yang menonjok perutnya.

Di luar cafe Nesta meminta Izzie untuk tenang agar cowok-cowok itu tidak melihat Izzie yang rapuh. Lalu kemudian Izzie pun memutuskan untuk pulang sendiri untuk merenungkan kebodohannya selama di Italy. Sekarang kenangan akan liburannya sudah tercemar,  tidak lagi indah seperti sebelumnya yang ada di ingatannya.

Karena Izzie terpilih sebagai salah satu penonton di acara Teen Talk itu, maka program dua minggu dietnya harus berhasil. Tanpa kecuali. Karena ia ingin tampil dengan maksimal, jadi kalau kamera menyorotnya, ia akan terlihat cantik. Apalagi acara ini berupa acara diskusi yang tentu saja ada panelis nya, dan Izzie memiliki kemungkinan jadi salah satu panelis. Apalagiiii, ada cowok magang yang jadi target barunya. Hha.. Cowok ini namanya Gabriel. Well, cowok ini emang digambarkan so perfect. Tapiii.. Wkakaka.. Lagi-lagi cowok ini udah punya pacaar dan Izzie baru tahu di akhir-akhir. Dikenalkan pula ke pacarnya itu. Heuu.. Kasian Izzie.

Hum, ternyata diet sangat menyiksa. Izzie bahkan lebih sering lemas daripada bugar. Padahal sekarang ia setiap hari mengikuti kelas senam. Masalahnya, dia ini hanya  minum slim shake tiap harinya. Tanpa asupan gizi yang lain.. Beruntung ada Ibu TJ, Dr. Watts yang memberi saran tentang cara berdiet yang baik tanpa menyiksa diri. Akhir cerita yang membahagiakan. Terutama karena akhirnya Izzie bisa menjadi sosok idola baru dalam lima menit setelah tampil di Teen Talk :-)

Ratingku buat novel ini : 7,8

 
3 Comments

Posted by on December 18, 2011 in TeenLit

 

A Princess Diaries Book – Princess Lessons


  • Pengarang               :    Meg Cabot
  • Genre                      :    Teenlit
  • Tebal                       :    152 hlm ; 18 cm
  • Penerbit                   :    Gramedia
  • Harga                      :    25.000 IDR
  • Pertama terbit          :    2003
  • Cetakan ke-2            :    Maret 2004
  • Tanggal Beli             :    12 Januari 2011

SEMUA YANG PERLU KAU KETAHUI TENTANG MENJADI PUTRI

ATAU

HIDUP SEPERTI PUTRI

Disusun oleh

MIA THERMOPOLIS

Alias

PUTRI

AMELIA

MIGNONETTE

GRIMALDI

THERMOPOLIS

RENALDO

dari Genovia

Review :

Satu lagi buku A Princess Diaries Book yang di tulis Meg Cabot. Kali ini buku yang disertai ilustrasi-ilustrasi cantik dari sang ilustrator terkenal Chesley McLaren ini berisi tentang segala macam tetek bengek latihan untuk menjadi seorang putri. Pertama, dalam hal kecantikan. Bab ini akan diisi oleh Paolo, pemilik tunggal dari Chez Paolo, dan pakar dalam hal kecantikan. Paolo akan memaparkan apa saja barang-barang kecantikan yang wajib dimiliki oleh seorang principessa, dan juga bagaimana cara merawat diri, termasuk merawat rambut dan alis. Lalu di bab kedua, Putri Clarisse Renaldo, Janda Pangeran Genovia, atau yang biasa di sapa Grandmére memaparkan tentang etiket bagi seorang putri yang meliputi sopan santun sehari-hari, postur tubuh yang baik bagi seorang putri, kemudian bagaimana cara menyapa yang baik, cara berkenalan dengan kaum bangsawan dan rakyat jelata, dan juga tentang adab berbicara, apa yang boleh dan tidak boleh dalam percakapan. Yang aku suka dari bab ini adalah bagian cara makan ala putri. Dari dulu aku memang penasaran dengan segala macam etiket makan ─table manner─ dalam acara makan formal yang menggunakan berbagai macam garpu dan pisau. Well, setidaknya di sini kau akan mendapat sedikit banyak informasi mengenainya. Hhe.. Selain itu, di pelajaran etiket ini juga dipaparkan bagaimana adab seorang putri dalam sebuah pesta, menulis surat, juga saat menelepon. Alamak. Tapi cukup menghibur kok. Yang jelas, buku ini merangkum segala informasi diperlukan seseorang untuk membentuk karakter yang baik lah. Hhe.. Tak mau ketinggalan, seorang desainer pakaian terkenal dari Genovia yang bernama Sebastiano juga turut andil dalam memberikan pelajaran. Tentu saja dalam hal pakaian. Namun tetap saja lagi-lagi Grandmére yang mengambil alih pelajaran :-) Nenek Putri Mia ini menjelaskan tentang bagaimana berpakaian ala bangsawan. Mulai dari segala macam masalah pakaian dalam, pakaian-pakaian dasar, pakaian luar, sepatu, hingga aksesorisnya. Terlepas dari itu semua, masih ada banyak pelajaran dari segi pembentukan karakter, dunia pendidikan yang harus dijalani seorang putri, juga tentang dunia cowok yang misterius. Umm, kalo tentang cowok, Tina Hakim Baba ─sahabat Putri Mia─ lah pakarnya :-D Dalam pembentukan karakter, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti bagaimana cara berteman yang baik, bagaimana cara selalu bersikap sportif, bagaimana cara menjadi penonton yang baik, dan juga bagaimana cara untuk mencapai popularitas. Hmm.. Gimana, cukup menarik kan bukunya? Lumayan kok buat selingan, bahkan buat menambah pengetahuan umum :-)

Ratingku buat novel ini : 7,8

 
4 Comments

Posted by on September 23, 2011 in TeenLit

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 193 other followers